
Evakuasi dan Pemulangan Dua PMI Terdampak di Sudan

VOICEIndonesia.co, Khartoum - Sebanyak dua warga negara Indonesia (WNI) terdampak perang di Sudan pada Sabtu (16/03/2024) kembali berhasil difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk proses evakuasi dan pemulangan ke tanah air.
Kedua WNI tersebut merupakan pekerja migran sektor rumah tangga yang sejak awal konflik bersenjata di Sudan memutuskan untuk tetap bertahan dan tinggal bersama majikan di Khartoum.
Namun akibat dampak perang yang semakin meluas dan mengancam keselamatan jiwa, keduanya dibawa oleh majikan ke Port Sudan yang relatif lebih aman dan selanjutnya memohon bantuan KBRI Khartoum untuk proses pemulangan ke tanah air.
Baca Juga: Sambut PMI, KJRI Jeddah Gelar Welcoming Program
Saat melepas kepulangan kedua PMI dari Bandara Internasional Port Sudan, KBRI Khartoum menyampaikan rasa syukur kedua WNI berhasil dievakuasi ke Port Sudan dalam keadaan sehat dan selamat di tengah situasi perang yang masih berlangsung saat ini di beberapa wilayah Sudan.
Selanjutnya KBRI Khartoum berpesan kepada PMI untuk berhati-hati dalam memilih pekerjaan di luar negeri dengan mengikuti semua ketentuan dan aturan pemerintah Indonesia yang berlaku, mengingat Sudan bukan merupakan negara tujuan penempatan PMI, khususnya sektor domestik.
Dua PMI tersebut mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Indonesia dan bantuan dari KBRI Khartoum yang telah mengupayakan evakuasi dan kepulangan ke tanah air sehingga dapat bertemu kembali dengan keluarga.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



