
Gelar Doa Bersama di Halaman Istana, Jokowi Optimis Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jakarta – Jelang HUT ke-78 RI, Jokowi mengajak tokoh agama hingga santri untuk melantunkan zikir bersama di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023.
Dalam sambutannya, Jokowi optimis untuk mewujudkan Indonesia Emas di Tahun 2045 mendatang.
“Bersama-sama melantunkan zikir, doa, ridha Allah SWT dan memohon perlindungan dan berkah-nya agar bangsa ini terus melaju untuk Indonesia Maju,” ungkap Jokowi.
Dikutip melalui ANTARA, Rabu 2 Agustus 2023, Jokowi juga meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja keras.
Jokowi juga menceritakan bagaimana saat itu ia dan Ma’ruf Amin serta menteri Kabinet Maju berpikir kapan penyebaran virus dan pandemi COVID-19 bisa selesai.
“Patut kita syukuri, Alhamdulillha kita bisa mengendalikan, bisa mengelola ekonomi pasca pandemi COVID dan bisa kembali normal dalam waktu yang sangat cepat,” ungkapnya.
Jokowi mensyukuri bahwa Indonesia bukan termasuk negara yang menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF) karena perekonomiannya terdampak krisis akibat pandemi.
Selain COVID-19, Indonesia juga dihantam oleh krisis pangan dan energi akibat perang Ukraina-Rusia.
Dengan situasi Indonesia yang masih mampu bertahan, Jokowi meminta untuk tidak lupa bersyukur, serta mengingatkan pentingnya gotong royong di seluruh lapisan masyarakat.
“Saya ingat, yang sakit diisolasi tapi tetangganya mengirim buah-buahan. Inilah berkat gotong royong seluruh lapisan masyarakat, COVID bisa diatasi dan tentu saja tidak lepas dari ketangguhan, kegigihan, kesabaran, tawakal kita bersama dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujar Jokowi.
Adapun kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan 78 Tahun Indonesia Merdeka ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tahun pada malam pertama bulan Agustus.
Zikir dan Doa Kebangsaan menjadi rangkaian peringatan HUT Ke-78 Republik Indonesia yang tahun ini memiliki tema”Terus Melaju untuk Indonesia Maju,”.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



