
Gubernur Bengkulu Dorong Pelabuhan Privat Jadi Pelabuhan Umum

VOICEIndonesia.co, Bengkulu - Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mendorong pelabuhan privat yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara bisa dikelola menjadi pelabuhan umum atau komersial sehingga ke depan meningkatkan dampak positif bagi pertumbuhan daerah dan juga perekonomian Bengkulu.
"Bagaimana memastikan Pelabuhan Injatama yang ada di Bengkulu Utara menjadi pelabuhan komersial, karena saat ini posisinya adalah pelabuhan privat," kata Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah di Bengkulu, Kamis, 4 Januari 2024.
Menurut dia, ketika pelabuhan tersebut bisa beralih fungsi menjadi pelabuhan komersial maka berbagai aktivitas distribusi barang dari dan ke Bengkulu Utara serta komoditas ekspor akan lebih efisien.
Pendistribusian tidak perlu jauh-jauh lagi dibawa ke Pelabuhan Pulau Baai Kota Bengkulu yang jaraknya puluhan kilometer dari Kabupaten Bengkulu Utara.
"Kalau ini bisa difungsikan menjadi pelabuhan komersial, maka ke depan bisa dibuat kebijakan semua hasil tambang batu bara di kawasan Bengkulu Utara dan sekitarnya bisa keluar lewat pelabuhan tersebut," kata dia.
Dilansir dari ANTARA, menurut Rohidin ongkos distribusi batu bara yang akan di ekspor lebih rendah karena langsung didistribusikan lewat tol laut bagian barat Pulau Sumatera. Pelabuhan Injatama tersebut juga berada pada jalur tol laut tersebut.
Baca Juga: Jokowi Apresiasi Petani Tingkatkan Produksi Jagung
"Nanti kami buat regulasi tidak keluar dari pintu Pelabuhan Pulau Baai, maka dengan itu, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat selama ini, kerusakan jalan dan kepadatan lalu lintas dari Bengkulu Utara dan ke Kota Bengkulu juga bisa diselesaikan selesaikan," katanya.
Oleh karena itu, menurut Gubernur Rohidin Mersyah pemerintah daerah butuh dukungan semua pihak untuk merealisasikan berbagai program pembangunan, akselerasi perekonomian, dan peningkatan kualitas sumber daya daerah. Termasuk mendorong pelabuhan privat tersebut bisa difungsikan menjadi pelabuhan umum.
"Merancang infrastruktur Bengkulu tidak bisa sendiri dan harus dikerjakan secara bersama-sama," ujarnya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



