
Gubernur Jatim usulkan Passport On Board bagi jamaah haji dan umrah

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengusulkan penerapan sistem Passport On Board sebagai sarana percepatan layanan keimigrasian bagi jamaah haji atau umrah yang ada di Jatim.
"Jamaah haji dan umrah bisa memanfaatkan layanan keimigrasian atau Passport On Board dimana pemeriksaan dokumen Keimigrasian bisa dilaksanakan di dalam pesawat," katanya saat menerima Kepala Kantor Imigrasi Surabaya Ramdhani di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis.
Menurutnya, layanan Passport On Board atau pengecekan dokumen di dalam pesawat memberikan efisiensi dan keefektifan bagi para penumpang atau jamaah yang telah menempuh perjalanan panjang sehingga tidak antre lagi mengurus dokumen setibanya di bandara.
"Saya punya ide atau gagasan kalau jamaah haji dan umrah bisa memanfaatkan Passport On Board atau pemeriksaan di atas pesawat guna memudahkan proses keimigrasian sehingga mempercepat layanan keimigrasian di Bandara," katanya.
Baca Juga : Erick Thohir optimalkan pelayanan haji dan umrah di Terminal 2F
Dengan memanfaatkan Passport On Board, Pj Gubernur mengatakan bahwa layanan tersebut akan memberikan manfaat bagi penumpang terutama memotong waktu antrean di area imigrasi.
"Jadi petugas proses pengecekan dokumen bisa dilakukan di atas pesawat ketika memasuki wilayah Indonesia sehingga ketika berada di bandara para penumpang bisa lebih cepat terlayani," ujarnya.
Pj Gubernur memandang jika layanan Passport On Board atau Fast Track ini bisa dilakukan di Jawa Timur akan memberi dampak positif sehingga masyarakat jemaah haji tidak lelah dan menunggu terlalu lama.
Pihaknya mengungkapkan, bahwa jamaah haji dan umrah dari Indonesia sebagian besar berasal dari Jawa Timur embarkasi Asrama Haji Sukolilo.
"Jamaah haji dan umrah kita yang mayoritas lansia bisa memanfaatkan layanan tersebut, sehingga dapat memotong waktu antrean setelah menempuh perjalanan panjang di udara," ujarnya.
Senada dengan hal itu, Kanim Surabaya Imigrasi Ramdhani sependapat dengan gagasan dari Pj Gubernur Jatim untuk melaksanakan Passport On Board bagi penumpang atau jamaah haji dan umrah di Jatim.
Menurutnya, gagasan tersebut diyakini memberi dampak positif bagi efisiensi waktu para penumpang. "Gagasan dan ide ini nanti akan kami laporkan kepada Bapak Menteri semoga bisa memberikan percepatan layanan dokumen kepada penumpang," harapnya.
Pada kesempatan itu, Ramdhani juga meminta kesediaan kehadiran Pj Gubernur Jatim pada acara Ke Imigrasian yang akan dilaksanakan di Surabaya dan dihadiri oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



