
Guru paud, guru dan perangkat desa! menagih Gaji dengan Bupati
MUSI RAWAS UARA,AKUUPDATE.ID-Bupati Musi Rawas Utara H Devi Suhartoni menyampaikan informasi terkait Banyak messenger di akun Facebook Pribadinya terkait Gaji para guru paud, guru dan perangkat desa melalui unggahannya di media sosial Facebook pribadi miliknya.
Iya menggunggah Informasi yang masuk ke akun Facebook Pribadinya pada Hari Minggu tanggal 6 Juni 2021 .
“Banyak messenger ke saya guru paud, guru dan perangkat desa!”Uangkap devi diawal tulisannya
Lalau kemudian iya menuturkan ungkapan kelu kesah para guru tersebut.
“Pak kemano gaji kami? Ini bertanya benar tetapi kurang tertib dan tidak sekolahan, harusnya pertanyaannya seperti dibawah ini.”
Baca Juga : Devi Suhartoni : Dua hal saya tidak bisa nolong ketika ditangkap,Narkoba dan Sentrum Ikan
Selanjutnya ada lagi tambahan yang diungkap oleh Devi Suhartoni di akun Facebook Pribadi miliknya .
“Pak saya mantongop, belum dibayar gaji saya sebagai guru paud/honorer/perangkat desa, dari bulan maret, april, mei, 2021. Mohon kira kami dapat informasi.”
Selanjutnya iya menjelaskan bahwa tidak semua bisa dintangani oleh Bupati itu sendiri ,namn iya mengungkapkan bahwa akan Menginventarisir dan meminta OPD masing-masing untuk menyelesaikan Persoalan tersebut.
“Kan tidak semua saya yang urus ada OPD masing - masing, maka saya juga akan melakukan inventarisasi,:Ungkap Devi
Baca Juga : H Devi Suhartoni Mendapatkan Undangan dari Gubernur JAMBI terpilih
Selanjutnya iya menjelaskan bahwa Kenapa banyak belum menerima gaji pada bulan Maret,April,Mei pada tahun 2021
“Kenapa banyak belum menerima gaji? Dari bulan maret, april, mei 2021? Dari jawaban opd saya akan teruskan keyang bertanya. Dan tegas bayar “tegas Devi
Dan persoalan TKS (Tenaga Kerja Sukarela )yang juga tak kunjung di bayar iya menuturkan bahwa iya sudah perintahkan ODP agar segera di bayarkan.
“Ada juga tks yang diperkerjakan 10 orang atau kurang pak kok kami belum gijai? Gaji kalian wajib dibayar yang berkerja, tetapi banyak idak digaji karena OPD belum mencairkannya bukan Saya, saya sudah perintah yang berkerja bayar sesuai aturan dan anggaran jgn ditahan. Karena tidak serupiahpun uang gaji dipotong dan siapapun tidak boleh potong duit gaji orang!”ungkap Devi
Baca Juga : Devi Suhartoni : dua kelompok UMKM mendapatkan bantuan 500 Juta
“Yang jadi.masalah itu apa? Sambil nanyo,sambil marah, sambil berprasangka lain,.sambil diskusi cucuk girek. Hentikan.seperti ini, kito berubah, berubah.”tambah Devi
Iya juga berpesan untu semuanya untuk berubah menjadi lebih baik dan berprasangka baik.
“Berubah - berubah! Memang perlu waktu tetapi berubah ke berprasangka baik dan bertanya baik, jgn ganau, jangan fitnah, jangan berasumsi, kita berubah ke citra muratara berhidayah, kan saya dan innayah terbuka serta transfaran, jangan dengar isu cucuk girek! “ tadas Devi
Devi juga mengajak semuanya untuk berubah ,dan berhenti untuk mengarang Isu atau menggiraing Oponi sehingga tekesan Pemda Kabupaten Musi Rawas Utara terkesan tidak Menaru Perhatian terhadap Para Pekerja dan TKS.
“Kita berubah dan berubah ke citra muratara berhidayah dalam prasangka baik idk cucuk girek ngarang issue.”tutup Devi (Red)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



