VOICE Indonesia
Nasional

HIPMI NTB dan BUMN PT BERDIKARI Jajaki kerjasama sektor Peternakan dan Pertanian

Redaksi - VOICEIndonesia.co
HIPMI NTB dan BUMN PT BERDIKARI Jajaki kerjasama sektor Peternakan dan Pertanian
HIPMI NTB dan BUMN PT BERDIKARI Jajaki kerjasama sektor Peternakan dan Pertanian

VOICEINDONESIA,MATARAM- Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau disebut HIPMI sebagai wadah organisasi yang menaungi para pengusaha muda seluruh Indonesia.

Bukan HIPMI namanya jika tidak berjejaring dengan semua stakeholder di negeri ini, karena HIPMI sebagai organisasi dengan rekam jejak panjang telah melahirkan kader-kader pengusaha dan calon-calon pemimpin Nasional, dari Kepala Daerah, DPRD, DPR RI, dan Menteri.

Praktis di era sekarang ini banyak kader yang menempati posisi strategis di berbagai sektor baik pemerintah maupun swasta. Hal ini menjadi peluang kerjasama dibanyak bidang usaha bagi HIPMI di daerah.

Ketua Umum BPD HIPMI NTB  I Putu Dedy Saputra bertandang ke salah satu BUMN PT. Berdikari yang bergerak pada sektor peternakan dan pertanian, Dedy pada kesempatan  ini bertemu langsung dengan Harry Warganegara Direktur Utama PT. Berdikari.

Diketahui, Harry Warganegara merupakan mantan Sekretaris Jenderal HIPMI pada masa Raja Sapta Oktohari sebagai Ketua Umum.

Dikatakan Dedy, pertemuan ini dimaksudkan dalam rangka menjajaki hubungan kerjasama antara BPD HIPMI NTB dan PT. BERDIKARI dalam sektor peternakan dan pertanian, mengingat NTB sebagai daerah penghasil sapi.

Selama ini sambungnya, NTB telah banyak berkontribusi terhadap peternakan Nasional, mulai dari pengiriman daging dan pengiriman pedet (adalah sebutan bagi anak sapi ternak dari mula lahir sampai pada usia lebih kurang delapan bulan) ke beberapa daerah di Indonesia.

"Pada Tahun 2017 saja, Provinsi NTB telah mengekspor sapi sebanyak 30 ribu ekor dan sapi pedet sebanyak 10 ribu ekor," ujar Dedy  di Kantor PT. Berdikari Jakarta, Senin (18/4/2022).

Selain sapi induk dan pedet lanjutnya, ia juga berharap di NTB ke depan akan ada inisiasi untuk pengolahan menjadi daging sapi beku (frozen food) dengan tekhnologi mutakhir, agar nilai ekonomis daging olahan menjadi lebih tinggi.

Menurutnya, dengan potensi yang besar yang dimiliki  NTB berpeluang dikembangkan sebagai sumber produksi sapi Nasional. Selain sapi kata dia, juga pelaku usaha peternakan di NTB telah melakukan pengembangan usaha peternakan ayam baik broiler maupun petelur.

"Harapan HIPMI NTB  untuk meningkatkan pertumbuhan potensi populasi ternak di NTB, diperlukan komitmen kuat dari semua pihak untuk melakukan program breeding (pembiakan) dan feeding (pakan) serta manajemen pasca panen secara berkelanjutan dengan dukungan semua stakeholder daerah dan pusat, " harapnya.

Lebih lanjut Dedy mengatakan penjajakan kerjasama antara HIPMI NTB dan PT. Berdikari  merupakan langkah maju dan menjadi inisiatif bersama sebagai pengusaha daerah yang menginginkan kemajuan pada sektor peternakan dan pertanian, yang merupakan sektor penyangga kehidupan masyarakat NTB.

"NTB memiliki sejarah yang cukup gemilang dalam perdagangan sapi antar pulau sejak ratusan tahun yang silam,"ujarnya.

Masih kata Dedy, saat ini NTB sebagai lumbung sapi diharapkan mampu bermain dalam memenuhi kebutuhan pasar Nasional demi kejayaan ekonomi masyarakat khususnya pada sektor peternakan NTB.

Senada dengan yang disampaikan Dedy, Dirut PT. Berdikari Harry Warganegara menyatakan bahwa dirinya siap menampung hasil peternakan NTB. "Saat ini kami sedang menjajaki pola kerjasamanya," ucapnya.(*)

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#HIPMI NTB dan BUMN PT BERDIKARI#Jajaki kerjasama sektor Peternakan dan Pertanian
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.