
Husni Minta Kemenag Cermati Biaya Transportasi Haji

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI Husni meminta Kementerian Agama (Kemenag) agar lebih mencermati pos anggaran Haji pada transportasi. Ia melihat masih ada celah-celah dalam pos anggaran tersebut yang bisa ditekan. Menurutnya, anggaran yang diajukan untuk transportasi masih kurang rasional.
Pertama, Husni menyoroti soal penambahan pengadaan bus angkut jemaah dari 14 bus menjadi 15 bus, serta penambahan bus berkapasitas 6 jemaah dengan posisi baring untuk mengantisipasi jemaah yang sakit. Menurutnya, jika jemaah tahun 2024 diasumsikan adalah jemaah yang lebih sehat dari tahun sebelumnya, maka penambahan bus baring tidak perlu dialokasikan terlalu banyak.
Baca Juga : Indonesia Dapat Tambahan 20.000 Kuota Haji Tahun Depan
“Pertama saya rasa, saya lihat, kalau jemaahnya naik 8 persen, saya pikir dari 14 (bus) ke 15 (bus) sudah cukup, tidak perlu menambah 6 bus yang baring. Apalagi bahwa kita berasumsi jemaah tahun ini jauh lebih sehat daripada tahun 2023,” jelasnya dalam Raker dengan Kemenag, di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (22/11/23).
Baca Juga : E-VISA Baru Permudah WNI Berkunjung hingga Ibadah Haji
Kedua, Husni juga menyoroti plot anggaran untuk kelebihan bagasi jemaah Haji. Ia menilai, plot tersebut tidak seharusnya dianggarkan. Sebab, apabila jemaah Haji mengalami kelebihan bagasi, maka biaya yang ada harusnya ditanggung masing-masing jemaah.
“Kedua, pengangkutan kelebihan bagasi kloter jemaah Haji. Saya enggak tahu nih karena 2023 enggak ada ini. Kita sudah wanti-wanti sekian beratnya dengan pihak maskapai, kalau dia lebih (bagasi jemaah Haji) dia bayar, kalau dia tak mau bayar, tinggal. Saya pikir puluhan tahun ini sudah berjalan normal. Hari ini alasan apa kita mengeluarkan uang hampir Rp4,1 miliar yang tidak pada penempatannya,” kata Husni. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



