
Imigrasi: Paspor desain baru memiliki fitur pengamanan lebih tinggi

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI menyebut paspor dengan desain baru bakal memiliki fitur pengamanan yang lebih tinggi.
"Pada tanggal 17 Agustus ini akan diperkenalkan desain baru sesuai dengan komitmen dari Pak Dirjen (Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim), dan tentunya dengan harapannya adalah dengan fitur-fitur pengamanan yang lebih tinggi," kata Ketua Tim Verifikasi Dokumen Perjalanan Direktorat Lalu Lintas Keimigrasian Arvin Gumilang saat taklimat pers (press briefing) di Kantor Ditjen Imigrasi, Jakarta, Selasa.
Dikatakan pula bahwa perubahan desain paspor merupakan hal yang wajar dan direkomendasikan oleh International Civil Aviation Organization (ICAO). Negara di dunia dianjurkan untuk melakukan perubahan desain paspor seiring dengan perkembangan teknologi.
Baca Juga : Ditjen Imigrasi Luncurkan Layanan E-Paspor di KBRI Berlin
Selain itu, kata Arvin, perubahan desain paspor juga diperlukan mengingat berkembangnya bentuk-bentuk kejahatan. Misalnya, makin canggihnya keahlian untuk melakukan pemalsuan dokumen.
"Tentunya security feature itu, fitur pengaman, saya yakin untuk paspor Indonesia ke depan ini akan makin canggih. Akan tetapi, tidak bisa di-spill, tidak bisa disampaikan, yang bisa disampaikan bahwa memang 17 Agustus sesuai dengan komitmen Pak Dirjen," ujar dia.
Ditegaskan oleh Arvin bahwa pengguna paspor desain lama tidak diwajibkan mengganti paspornya jika desain baru telah diedarkan. "Apabila ingin melakukan pergantian, ya dipersilakan, tidak dilarang juga. Akan tetapi, tidak ada keharusan untuk mengganti desain paspor yang baru," ucapnya.
Di sisi lain, Arvin meluruskan bahwa perubahan warna pada desain paspor tidak memiliki standar.
Menurut dia, mengubah warna paspor tidak berarti menambah keamanan paspor tersebut. "Mengubah warna menjadi aman itu 'kan agak sedikit keliru ya," ujarnya.
Arvin menjelaskan bahwa paspor Indonesia yang kini berwarna toska berasal dari filosofi Indonesia sebagai negara maritim dan kepulauan. "Itu mengambil dari negara maritim dan negara kepulauan, biru dan hijau kemudian digabungkan muncullah menjadi warna toska," imbuh Arvin.
Sebelumnya, Dirjen Imigrasi Silmy Karim mengatakan desain baru paspor RI akan diluncurkan pada tanggal 17 Agustus 2024, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Dijelaskan pula bahwa paspor baru tersebut dipersiapkan untuk diterbitkan pada tanggal 17 Agustus 2025. "Ini dipersiapkan untuk 17 Agustus 2025," ujar Silmy dalam konferensi pers di kawasan Pakubuwono, Jakarta, Jumat (28/6). (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



