VOICE Indonesia
Nasional

Pupuk Indonesia Penyelamat Pertanian Australia

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Presiden RI Prabowo Subianto memperkuat diplomasi pangan kawasan setelah Indonesia resmi mengekspor pupuk urea ke Australia dalam kerja sama antarpemerintah senilai triliunan rupiah.
Presiden RI Prabowo Subianto(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Produksi urea nasional ditargetkan mencapai 7,8 juta ton sementara kebutuhan domestik hanya 6,3 juta ton. Kelebihan itulah yang kini diekspor, dengan pengiriman perdana sebanyak 47.250 ton diberangkatkan dari Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur di Bontang pada 14 Mei lalu sebagai bagian dari komitmen kerja sama Government-to-Government senilai Rp7 triliun.

Respons Australia tidak main-main. Perdana Menteri Anthony Albanese langsung menelepon Presiden Prabowo Subianto, sementara Menteri Pertanian Australia Julie Collins menghubungi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, keduanya menyampaikan terima kasih atas pasokan pupuk Indonesia di tengah krisis global.

"Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih karena Indonesia menyetujui ekspor pupuk ke Australia," ujar Amran di Jakarta, Sabtu (16/5/2026).

Komitmen kerja sama dimulai dari 250.000 ton dan ditargetkan meningkat hingga 500.000 ton. Pemerintah memastikan ekspor ini tidak mengorbankan petani dalam negeri karena kebutuhan domestik sudah terpenuhi penuh sebelum kelebihan produksi diarahkan ke pasar luar negeri.

"Ini menunjukkan Indonesia semakin dipercaya dan diperhitungkan dalam menjaga stabilitas pangan kawasan," pungkas Amran.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.