VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia mengadakan workshop bertajuk Protecting IP Internationally: What Indonesian Creatives Should Know di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Selasa (16/09/2025).
Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf),Teuku Riefky Harsya menegaskan pentingnya kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam mendukung ekosistem Kekayaan Intelektual (KI).
“Merupakan kehormatan bagi kami menyambut para pelaku kreatif dan mitra internasional. Workshop ini menandai langkah strategis kerja sama Indonesia–Amerika Serikat dalam mendukung pengembangan ekosistem KI bagi industri kreatif domestik,” ujarnya.
Baca Juga:
Solusi Atasi Pengangguran, Ekraf Berpotensi Serap 1 Juta Tenaga Kerja Baru
Acara diikuti 30 peserta dari beragam bidang, mulai dari pengembang gim, animator, penulis, ilustrator, hingga desainer produk. Riefky berharap kegiatan ini memberi ruang bagi para pelaku industri untuk bertukar pengalaman.
“Kami berharap diskusi ini menjadi ruang bertukar pengalaman dan wawasan terkait peran penting kekayaan intelektual dalam memperkuat industri kreatif. Manfaatkan kesempatan ini seoptimal mungkin untuk memperoleh pengetahuan yang mendalam dan hasil yang berdampak,” ucapnya.
Baca Juga:
Kemenekraf dan KPI Sepakat Dorong Revisi UU Penyiaran untuk Hadapi Era Digital
Minister Counselor for Public Diplomacy Kedubes AS, Jason P. Rebholz, mengapresiasi kerja sama strategis yang terjalin.
“Kami merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menghadirkan dialog penting ini. Ide-ide kreatif hanya dapat berkembang dan melintasi batas negara ketika dilindungi oleh sistem kekayaan intelektual yang transparan dan dapat diandalkan,” ujarnya.
Jason menyoroti tantangan pembajakan dan pelanggaran hak cipta yang kerap merugikan kreator. Ia menekankan perlunya penegakan hukum yang konsisten serta kolaborasi lintas negara.
“Jawabannya adalah pencegahan melalui penegakan hukum yang konsisten, baik daring maupun luring, serta kerja sama praktis antara pemerintah, platform, dan pemegang hak. Kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat dalam pelatihan, berbagi praktik terbaik, serta peluang kolaborasi dan lisensi akan membawa cerita-cerita Indonesia ke panggung global dan menghadirkan keahlian AS ke dalam tim-tim kreatif Indonesia,” lanjutnya.
Dalam kegiatan ini, hadir pula Director of Policy and Legal Affairs International Intellectual Property Alliance (IIPA) Pete C. Mehravari yang memfasilitasi diskusi antara pemerintah dan sektor swasta.