
Jelang 70 Tahun Hubungan Diplomatik, RI dan Laos Bidik Kerja Sama Pupuk hingga Berantas TPPO

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Ini bukan kunjungan biasa. Phomvihane tercatat baru pertama kali mengunjungi negara Asia Tenggara sejak pemerintahan baru Laos terbentuk pada Maret lalu, dan Indonesia dipilih sebagai destinasi pertamanya.
"Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat kemitraan kedua negara baik di bidang politik, ekonomi, maupun people-to-people contact," tegas Sugiono dalam keterangan tertulisnya.
Salah satu agenda paling strategis yang dibahas adalah kerja sama di sektor potash, bahan baku pupuk yang disebut berpotensi menjadi proyek unggulan dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan kawasan. Kedua negara juga sepakat mengaktifkan kembali mekanisme Joint Commission for Bilateral Cooperation sebagai platform pendorong implementasi kerja sama yang lebih terukur.
Di sisi keamanan, kejahatan lintas negara seperti penipuan daring dan perdagangan orang yang turut menjerat WNI menjadi sorotan serius dalam pertemuan tersebut. Kedua menteri menekankan perlunya implementasi efektif kerangka kerja sama yang sudah ada untuk menjaga stabilitas kawasan.
Dalam isu ASEAN, keduanya sepakat bahwa persatuan dan sentralitas blok regional harus tetap dijaga di tengah dinamika geopolitik yang kian kompleks. Kerja sama antarmasyarakat melalui pendidikan, pertukaran pemuda, dan budaya juga disepakati sebagai fondasi penting mempererat hubungan kedua bangsa.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



