
Jenazah PMI di Korea Selatan Kembali ke Tanah Air, Migrant Watch Senggol Pemerintah

Jakarta – Salah satu jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) di Korea kembali ke Indonesia hari ini Sabtu 23 Juni 2023.
Hal tersebut dikabarkan melalui Twitter Migran Watch, setelah sebelumnya pihak Migrant Watch mendesak pemerintah karena jenazah Khasanudin yang dibiarkan selama tiga minggu.
“Para PMI di Korsel sumbangan memulangkan jenazah PMI meninggal karena sakit,” tulis akun Twitter Migrant Watch yang dikutip VoiceIndonesia.co, Sabtu 23 Juni 2023.
Dikutip dari harianhaluan.co, Direktur Advokasi Migrant Watch Ari Purboyo mengatakan bahwa PMI Khasanudin yang berasal dari Brebes meninggal karena sakit dan membutuhkan dana sebesar 25 juta Won atau setara dengan Rp292.750.000.
Orangtua dari almarhum PMI Khasanudin juga sudah memberi kabar ke KBRI Korea Selatan dan BP2MI pada 10 Juni 2023 tentang kematian anaknya. Namun tidak ada tanggapan dari kedua instansi tersebut.
Migrant Watch juga sempat menyinggung sumbangan dari pemerintah dan menuntut kepulangan jenazah PMI Khasanudin dari Korea Selatan.
Diketahui, almarhum Khasanudin merupakan PMI berangkat secara resmi melalui P to P pada tahun 2022 sebagai Awak Buah Kapal (ABK) pada kapal penangkap ikan teritori di Korea Selatan. Dia kemudian kabur dan bekerja pada perusahaan lain
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



