
Jumbo Jadi Pintu Gerbang Baru Sineas Film Indonesia Ekspansi ke Pasar Internasional

Baca Juga : Ini Alasannya Sineas Film Indonesia Bisa Bicara Banyak di Pasar Global Ilmu yang ia bawa pulang dari Australia, menurut Chris, turut berkontribusi pada caranya bekerja di industri film Indonesia dan mendorongnya untuk terus berkarya lebih banyak. Ia bahkan mengungkapkan cita-cita terbesarnya secara terbuka di hadapan para tamu undangan dan awak media. "Saya ingin menjadi sutradara film, one day," ujarnya. Kehadiran Jumbo di FSAI 2026 juga ia lihat membawa dampak yang lebih luas dari sekadar penambahan penonton. Baginya, film animasi keluarga ini membuka segmen penonton baru bagi festival yang selama ini lebih dikenal di kalangan penonton dewasa. "Dengan hadirnya Jumbo ini juga membuka ruang untuk penonton anak-anak supaya bisa mengenal FSAI. Jadi tidak cuma orang yang sudah dewasa, tapi anak-anak juga sudah mulai kenal dengan Festival Sinema Australia Indonesia," katanya. Chris mengakhiri sambutannya dengan menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara Australia dan Indonesia di bidang perfilman akan terus berkembang, seiring dengan semakin banyaknya sineas Indonesia yang merupakan alumni program pendidikan di Australia. (Sin/Ri) Pilihan Redaksi : Pahlawan Devisa Terancam Pancung, Presiden Jangan Hanya Menonton!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



