
Kampung Nelayan Merah Putih Dilengkapi Sistem Pendingin Terintegrasi

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan seluruh Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) akan dilengkapi dengan sarana rantai dingin (cold chain) terintegrasi.
Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas suhu dan mutu hasil tangkapan nelayan sejak pascapanen hingga sampai ke tangan konsumen, guna meningkatkan nilai tambah produk perikanan nasional.
Plt. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Machmud, menjelaskan bahwa fasilitas ini meliputi cold storage portabel, pabrik es, kendaraan berpendingin, hingga cool box.
Baca Juga: Polda Bali Sita Sabu Senilai Rp9 MiliarKeberadaan infrastruktur logistik ini dinilai sebagai instrumen vital dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat ketahanan pangan nasional melalui ekonomi biru.
"Pengelolaan pascapanen yang berfokus pada mutu menjadikan produk perikanan memiliki daya saing tinggi. Keberhasilan rantai dingin tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur, tetapi juga kualitas pengelolaan usahanya," ujar Machmud di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Untuk memastikan efisiensi fasilitas tersebut, KKP telah memberikan bimbingan teknis (bimtek) kepada 350 peserta dari pengurus koperasi hingga dinas terkait di 65 lokasi KNMP.
Baca Juga: Agen TKA Kawasan Industri Ketapang Kena Sanksi Denda Rp2,17 MiliarDirektur Pemberdayaan Usaha, Catur Sarwanto, menekankan bahwa pembekalan ini krusial agar pengelola koperasi memiliki integritas dan kemampuan teknis dalam melakukan servis berkala serta penghitungan jasa distribusi yang tepat.
Salah satu contoh keberhasilan dibagikan oleh KSU Mina Barokah dari Pati, yang menekankan pentingnya pengemudi selektif dan pengelola yang berintegritas dalam menjalankan armada berpendingin.
Sementara itu, Koperasi Mina Muara Sejahtera tengah bersiap mengelola cold storage portabel berkapasitas 10 ton yang disediakan pemerintah.
Hingga saat ini, sebanyak 19 KNMP telah rampung dan mulai beroperasi dari total target 65 lokasi di seluruh Indonesia.
KKP menargetkan seluruh pembangunan infrastruktur Kampung Nelayan Merah Putih tersebut selesai pada Mei 2026 mendatang. (af/ri)
Pilihan Redaksi: Berhenti Memanjakan “Scammer”, Saatnya Indonesia Meniru Ketegasan Korea Selatan Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



