
Kapal Bigetron Terbalik, Basarnas Mamuju Temukan Dua Penumpang Meninggal

VOICEIndonesia.co, Mamuju - Dua penumpang Kapal Bigetron GT-6 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat berlayar dari Pulau Ambo Kepulauan Bala-Balakang menuju Dermaga Sumare Kabupaten Mamuju, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Muhammad Rizal, di Mamuju, Kamis, menyampaikan kedua penumpang Kapal Bigetron GT-6 yang ditemukan meninggal dunia yakni seorang laki-laki bernama Jama' dan perempuan atas nama Najmia.
"Penumpang atas nama Jama' ditemukan tadi pagi sekitar pukul 07. 00 WITA, sedangkan Najmia sekitar pukul 10. 00 WITA," kata Muhammad Rizal.
Sementara dua penumpang lainnya, lanjut dia, yakni seorang laki-laki bernama Ahmad dan perempuan bernama Kasiani masih dalam pencarian.
"Dua penumpang Kapal Bigetron GT-6 lainnya masih dalam pencarian, sementara 33 orang berhasil ditemukan selamat, dan sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar," kata Muhammad Rizal, dilansir dari ANTARA.
Baca Juga: Kanwil Kemenkumham NTT Sudah Deportasi 88 WNA Selama 2023
Ia menyampaikan pada kecelakaan Kapal Bigetron GT-6 itu tercatat 37 orang penumpang, sebanyak 33 orang berhasil ditemukan selamat, dua orang meninggal dunia, dan dua penumpang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
"Jadi, berdasarkan data terakhir, ada 37 penumpang Kapal Bigetron GT-6, dua ditemukan meninggal dunia, 33 orang selamat ,dan dua orang masih dalam pencarian," ucapnya.
Informasi yang berhasil dihimpun hingga Kamis siang menyebutkan Kapal Bigetron GT-6 itu terbalik akibat dihantam gelombang dalam pelayaran dari Pulau Ambo Kepulauan Bala-Balakang menuju Dermaga Sumare Kabupaten Mamuju pada Rabu sore (20/12).
Kapal Bigetron GT-6 dilaporkan hilang kontak di wilayah perairan Batuampar Kabupaten Mamuju, setelah berlayar dari Pulau Ambo Kepulauan Bala-Balakang pada Rabu (20/12) sekitar pukul 10. 00 WITA. Seharusnya kapal itu tiba sekitar pukul 16. 00 WITA di Dermaga Sumare Kabupaten Mamuju.
Namun hingga Rabu malam , 20 Desember 2023, sekitar pukul 24. 00 WITA Kapal Bigetron GT-6 tersebut belum diketahui keberadaannya.
Kantor Mamuju yang menerima laporan kapal kehilangan kontak tersebut segera mengerahkan tim penyelamat untuk melaksanakan pencarian dan pertolongan.
Tim Rescue Basarnas bersama unsur SAR lainnya kemudian melakukan penyisiran pada jalur pelayaran kapal Bigetron GT-6, hingga akhirnya pada Kamis pagi, 33 penumpang selamat dan dua penumpang meninggal dunia berhasil dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sulbar.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



