
Kapolri Ajak Masyarakat Ciptakan Pemilu 2024 yang Damai

VOICEIndonesia.co, Gunungkidul - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan Pemilihan Umum 2024 yang damai.
Dalam kunjungan kerja di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu, Jenderal Listyo mengatakan indeks kerawanan pemilu yang dikeluarkan oleh Bawaslu menjadi acuan Polri untuk selalu mendeklarasikan pemilu damai pada setiap kesempatan dan setiap saat di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan.
Dilansir dari ANTARA, deklarasi pemilu damai dilaksanakan oleh penyelenggara, masyarakat, tokoh masyarakat dan partai politik.
"Ini kami lalukan di beberapa wilayah secara serentak," kata Listyo.
Baca Juga: BI Catat Modal Asing Masuk ke Indonesia Sebesar Rp8,6 Triliun
Ia mengatakan tujuan deklarasi ini, yakni walaupun ada perbedaan partai dan pemilihan kondisi tetap damai. Dalam beberapa hari terakhir di media televisi dan media sosial kondisi mulai memanas.
"Harapan kami di level masyarakat tidak berpengaruh. Kami yakin masyarakat sudah dewasa dalam menentukan pilihannya di bilik suara," katanya.
Dia mengatakan beda pendapat merupakan hal yang wajar. Hal ini dikarenakan bagian dari demokrasi.
"Kalau bisa menjaga kedamaian, harapan kami demokrasi berjalan dengan baik," katanya.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



