
Kemenag Harap Pembangunan Asrama Haji Kalbar Tuntas Sebelum Oktober 2024

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Kanwil Kemenag Kalimantan Barat tengah membangun gedung asrama haji. Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kementrian Agama RI (Dirjen PHU) Hilman Latief meminta pembangunan dilakukan tepat waktu agar gedung bisa segera digunakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat khususnya jemaah haji.
“Pembangunan asrama haji Pontianak ini harus tepat waktu. Pastikan sebelum Oktober sudah tuntas dan sudah serah terima. Terus komunikasi jika ada kendala dan masalah di lapangan," kata Dirjen PHU, Hilman Latief saat memberikan arahan pada Groundbreaking Pembangunan Asrama Haji Pontianak, Jum'at (29/3/2024).
“Pembangunan asrama haji ini menjadi ikhtiar Kemenag dalam peningkatan layanan bagi jemaah di Kalimantan Barat. Harapan kita layanan haji semakin baik dari waktu ke waktu,” katanya.
Baca Juga : Wamen Haji Saudi Tinjau Kesiapan Fast Track di Bandara Soeta
Menurut Hilman Latief, pembangunan asrama haji di Pontinak sangat penting. Sebab, selama ini masih banyak jemaah haji di Kalimantan Barat yang menginap di hotel karena kondisi asrama haji belum memadai. Meski lebih nyaman di hotel, tetapi secara tradisi berbeda dengan Provinsi lain yang memang memiliki dan menikmati aura dari asrama haji.
“Biasanya saudara atau keluarga yang mengantarkan jemaah ke asrama haji, menunggu di depan, antre, itu menjadi suatu kenangan lain. Seperti saya dulu mengantarkan Nenek dan Ibu. Itu hanya bisa berbaris dan berdiri di depan pagar asrama haji Pondok Gede,” kata Hilman Latief.
Menurut Hilman Latief, itu karena sejak tahun lalu di bawah kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, musim haji mengusung tema ‘Haji Ramah Lansia’. Sebab, dari tahun ke tahun, jemaah haji Indonesia yang lansia semakin banyak. Mereka yang mendaftar haji, saat umur masih muda, masih seger, begitu saatnya berangkat haji sudah lansia, karena masa tunggu yang masih panjang.
“Hampir di setiap Provinsi masa tunggu 30-40 tahun. Saat daftar masih produktif, masih lugas, tapi saat tiba berangkat, energinya sudah habis,” kata Hilman Latief.
“Beberapa tahun ini jemaah haji Provinsi Kalimantan Barat diinapkan di hotel karena belum memiliki asrama haji yang representatif. Pembangunan gedung asrama haji ini adalah dukungan nyata Kemenag. Asrama haji yang ada saat ini, gedung dibangun tahun 2022 dengan aula besar, tapi kamarnya masih sangat terbatas. Alhamdulillah tahun 2024 ini kita mendapatkan alokasi kamar 72 kamar asrama haji," kata Muhajirin Yanis. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



