
Kemenparekraf Gandeng Jepang Perkuat Kerja Sama Pariwisata Hijau dan Berkelanjutan

VoiceIndonesia.co, Jakarta - Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan Indonesia saat ini sedang menggenjot pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif yang berkonsep pada pariwisata hijau dan berkelanjutan.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak Pemerintah Jepang memperkuat kolaborasi dan kerja sama dalam hal tersebut.
Terlebih destinasi seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, Labuan Bajo, Bintan dan lainnya menjadi lokasi favorit bagi wisatawan Jepang.
"Sekarang adalah waktu terbaik untuk berinvestasi di sektor pariwisata Indonesia, karena peraturannya yang ramah investasi," kata Sandiaga Uno, dilansir dari ANTARA, Senin, 30 Oktober 2023.
Sandiaga juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam promosi pariwisata serta pengembangan ekonomi kreatif untuk dilakukan kedua negara.
Menparekraf menuturkan, Jokowi dan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sebelumnya telah sepakat untuk membentuk koridor perjalanan bisnis penting antara kedua negara pada 20 Oktober 2020.
📖 Baca Juga ↗Terkendala Dana, Jenazah PMI di Korsel Belum Bisa Dikirim ke Indonesia"Kerja sama dalam pengembangan pariwisata kedua negara bisa segera dilakukan, tahap awal dengan membuka penerbangan langsung dari Tokyo ke Jakarta dan Bali," ujar Sandiaga Uno.
Sandiaga mengundang wisatawan Jepang untuk datang ke Indonesia khususnya untuk berlibuur ke lima destinasi prioritas, antara lain Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Likupang dan Labuan Bajo.
Menteri Pertanahan Infrastruktur Transportasi dan Pariwisata Jepang, Tetsuo Saito menyambut baik kolaborasi dan melihat peluang kedua negara dalam melakukan upaya bersama mengembangkan sektor pariwisata.
Apalagi Indonesia dan Jepang, bersama China dan Korea Selatan, sama-sama ditunjuk menjadi anggota Dewan Eksekutif United Nation World Tourism Organization (UNWTO) masa jabatan 2023-2027 mewakili wilayah Asia Timur dan Pasifik.
"Bersama kita akan berkolaborasi untuk pariwisata Asia Timur dan Pasifik, khususnya Indonesia. Saya ucapkan terima kasih karena kita bisa saling berbagi promosi," kata Tetsuo Saito.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



