
Kemnaker Janji Transformasi Besar-besaran BLK

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi memulai transformasi besar-besaran terhadap Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia.
Langkah ini diambil untuk memastikan program pelatihan kerja semakin relevan dengan kebutuhan industri masa kini serta memperluas peluang kewirausahaan bagi masyarakat.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menjelaskan bahwa BLK kini tidak hanya berfungsi sebagai tempat kursus keterampilan, tetapi dikembangkan menjadi "Klinik Produktivitas", Talent and Innovation Hub (TIH), serta inkubator bisnis.
Baca Juga: Setelah Dideportasi dari Malaysia, 11 ABK Jadi Tersangka PenyelundupanÂTransformasi ini bertujuan menjawab tantangan pengangguran dengan mencetak tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja.
“Kami akan mengajak dunia kampus untuk menjadikan BLK sebagai klinik produktivitas guna memenuhi kebutuhan industri dalam dan luar negeri, seperti pelatihan di bidang green jobs, smart creative IT skills, dan smart operation,” ujar Menaker Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Selain menyasar kebutuhan sektor manufaktur dan teknologi, transformasi ini dirancang agar lebih inklusif.
Baca Juga: Parlemen Sesumbar Jamin Stabilitas Sektor KeuanganÂBLK akan diperkuat sebagai pusat pelatihan bagi penyandang disabilitas serta pusat peningkatan produktivitas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sebagai inkubator bisnis, BLK nantinya akan mendampingi calon wirausahawan mulai dari penggalian ide, analisis kompetitor, penyusunan model bisnis, hingga strategi pemasaran.
Menaker mengakui adanya sejumlah tantangan lama yang harus dibenahi, seperti efisiensi biaya, kebaruan kurikulum, hingga sistem pelacakan data alumni yang selama ini belum optimal.
Melalui kolaborasi erat dengan kalangan akademisi dan pelaku industri, Kemnaker optimistis BLK dapat menjadi solusi konkret dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul serta mempercepat penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor strategis nasional. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber Baca Berita Lainnya di Google NewsÂPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



