
Kepala BP2MI minta pekerja migran jadi duta wisata Indonesia

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani meminta para pekerja migran Indonesia (PMI) juga dapat berperan menjadi duta Indonesia di negara penempatan termasuk dengan mempromosikan wisata di tanah air.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat melepas PMI yang berangkat ke Korea Selatan dan Jerman dipantau daring dari Jakarta, Senin (15/07/2024), menyampaikan bahwa surat kredensial yang diserahkan kepada tenaga kerja Indonesia oleh BP2MI menjadi bukti pengakuan mereka sebagai duta bangsa di negara penempatan.
"Kalian sudah dinobatkan sebagai duta pariwisata kalian bisa ngobrol dengan pemberi kerja, dengan teman-teman dari negara lain di lingkungan tempat bekerja, kalian kampanyekan soal 10 destinasi wisata Indonesia," ujar Benny.
Baca Juga: Menhan Prabowo Terima Kunjungan PM Papua Nugini
Dia mengatakan bahwa dengan PMI memperkenalkan Indonesia maka akan menambah ketertarikan warga negara asing untuk mengunjungi destinasi wisata tanah air dan membantu mendukung perekonomian, selain menjadi penyumbang devisa terbesar kedua bagi Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Benny juga berpesan kepada para PMI untuk mematuhi peraturan yang ada di negara-negara penempatan serta menghormati adat istiadat setempat yang berlaku.
"Patuhi aturan kerja yang berlaku di lingkungan kerja. Tunjukkan bahwa kalian anak-anak bangsa yang datang dari negara besar," kata Benny.
Baca Juga: BP2MI Targetkan Penempatan PMI 2024 Lampaui 274 ribu orang
Menurut data BP2MI, sejak awal Januari sampai dengan 11 Juli 2024 terdapat 169.077 PMI yang sudah ditempatkan ke berbagai negara.
Mayoritas berangkat dengan skema swasta atau Private to Private (P to P) sebanyak 135.905 orang. Selain itu, terdapat pula yang berangkat dengan skema kerja sama antarpemerintah atau Government to Government (G to G) sebanyak 5.668 orang yang berangkat ke Korea Selatan, Jepang, dan Jerman.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



