
Kepulauan Seribu dorong pemberdayaan wanita dukung ketahanan pangan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) terus mendorong pemberdayaan wanita di daerah itu untuk mendukung program ketahanan pangan.
"Hari ini Kelompok Wanita Tani (KWT) Hijau Lestari Pulau Pramuka bersama Tim Penggerak PKK memanen 25 kilogram pakcoy yang sudah mereka tanami di lahan terbatas," kata Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Nurliati, di Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Ia mengatakan hasil panen ini sebagian dijual untuk membeli benih dan nutrisi tanaman, sementara sisanya dibagikan kepada anggota KWT sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan terhadap ketahanan pangan lokal.
Menurut dia panen ini merupakan bagian dari upaya mereka dalam menjaga keberlanjutan pertanian urban sekaligus meningkatkan kemandirian pangan.
Baca Juga: Prabowo Teken Aturan pekerja kena PHK dapat 60 persen gaji selama 6 bulan
"Kami sangat bersyukur dengan hasil panen ini, selain untuk konsumsi anggota, sebagian hasil penjualan juga digunakan untuk membeli benih dan nutrisi agar keberlanjutan pertanian tetap terjaga," kata dia.
Ia mengatakan panen kali ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen kelompok dalam membudidayakan sayuran sehat secara mandiri.
"Sebagian hasil panen kita bagikan ke anggota KWT sebagai bentuk kebersamaan," katanya.
Sementara itu, anggota TP PKK Kepulauan Seribu Fauziah (49) mengapresiasi semangat para anggota KWT dalam mengembangkan pertanian urban di Pulau Pramuka.
"Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan semakin banyak warga yang tertarik untuk bercocok tanam demi ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama," kata dia.
Baca Juga: Prabowo Rilis Aturan Proteksi Bagi Pekerja yang Terkena PHK
Sebelumnya Sudin KPKP Kepulauan Seribu mendorong petani di daerah setempat mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan penanaman tanaman pangan.
“Kami melakukan pendampingan petani dalam teknik budidaya tanaman pangan seperti kembang kol, cabai, sayuran kangkung yang baik,“ kata Nurliati.
Selain itu petani diberikan edukasi soal penggunaan pupuk yang tepat, serta pengendalian hama dan penyakit sehingga tanaman yang ditanam dapat tumbuh dengan baik serta memiliki hasil produksi optimal.
“Pemerintah daerah terus berupaya menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan,” kata dia.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



