VOICE Indonesia
Nasional

KKP Bakal Tangkap Kapal Nelayan Jika Diluar Wilayah Melaut

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pemerintah akan menghentikan operasional kapal pengusaha dari luar daerah yang mengambil hasil tangkapan di wilayah nelayan lokal.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono(Foto: Voiceindonesia.co/Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Tanjungpinang – Langkah itu merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto agar hasil tangkapan ikan lebih banyak dikuasai dan dimanfaatkan oleh nelayan setempat, bukan diambil alih pengusaha dari luar daerah.

"Nanti kapal yang dari Jawa itu, pengusaha-pengusaha itu saya stop semua. Instruksi Presiden, yang hanya boleh mengambil langsung ini nelayan. Jadi kalau kita tidak bisa memanfaatkan peluang, maka peluang itu akan lewat," tegas Trenggono pada Kamis (14/5/2026).

Pabrik PT BIG yang berdiri di atas lahan 3,4 hektare dan berjarak sekitar satu kilometer dari pelabuhan kontainer itu dinilai strategis untuk memperkuat hilirisasi perikanan Kepri. Perusahaan ini rutin mengekspor ikan ke Malaysia, Singapura, Australia, hingga Amerika Serikat.

Namun Trenggono menekankan persoalan utama perikanan nasional bukan di hilir melainkan di sektor hulu yang belum rapi. Itulah mengapa pemerintah fokus membenahi kawasan nelayan melalui program Kampung Nelayan Merah Putih sebagai fondasi sebelum hilirisasi bisa berjalan optimal.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyambut positif kehadiran industri pengolahan perikanan tersebut dan menegaskan komitmen daerah mendukung program Kampung Nelayan Merah Putih.

"Kita optimistis sektor ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah," pungkas Ansar.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.