
KPK Buru Aset Tersangka Kasus Kuota Haji

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan hal itu usai pemeriksaan tiga saksi pada 15 Juni 2026, yakni Manajer Gedung Apartemen Pasar Baru Mansion berinisial ICH, Direktur PT Trikarya Idea Sakti berinisial KIN, dan Staf Bagian Keuangan PT Raudah Eksati Utama berinisial FIR.
"Para saksi itu di antaranya didalami terkait dengan proses dan pengisian kuota haji tambahan di PIHK, dan juga soal penelusuran aset," ujar Budi pada Selasa (16/6/2026).
Penelusuran aset ini menjadi prioritas tersendiri bagi penyidik demi memastikan uang negara yang diduga digelapkan bisa dikembalikan.
"Ini juga menjadi concern bagi penyidik untuk melakukan pemulihan keuangan negaranya," katanya.
Kasus ini menjerat empat tersangka yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, staf khususnya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, Direktur Operasional Maktour Ismail Adham, dan mantan Ketua Umum Kesthuri Asrul Aziz Taba. Sementara pemilik Maktour Fuad Hasan Masyhur yang sempat dicekal ke luar negeri hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka meski terus dipanggil sebagai saksi karena diduga mengetahui seluruh proses pengelolaan kuota haji tambahan dari hulu ke hilir.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



