
Lancarkan Arus Mudik 2024, Korlantas Polri Kolaborasi Dengan Google Maps

VOICEIndonesia.co,Jakarta - Korps Lalu Lintas Indonesia dalam rangka mensukseskan arus mudik dan balik lebaran 2024 melakukam kolaborasi dengan pihak Google Maps untuk menyiapkan informasi data jalan yang tepat dan cepat saat mudik.
Kasubagdalops Bag Ops Korlantas Polri AKBP Renaldi menjelaskan bahwa kerja sama ini untuk memper mudah pengendara menggunakan data map dalam memandu perjalanan mudik dan balik lebaran.
Dimana nantinya akan ada data berupa simbol-simbol pengalihan arus, buka tutup arus, contra flow, hingga sistem oneway secara situasional, di tampilan Google Maps yang bisa terpantau secara real time.
Baca Juga : Polri Tetapkan 1 Anggota PPLN Kuala Lumpur Sebagai DPO
“Hari ini kita sudah melaksanakan kegiatan rountable bersama dengan Google Indonesia, dimana nanti kita melaksanakan kegiatan pengamanan yang nanti adanya rekayasa arus lalu lintas kemudian adanya pengalihan arus dan itu juga akan terpampang jelas nanti di fitur-fitur yang ada di Google,” ujar AKBP Renaldi
Baca Juga : 127 Anak di Batam Berkewarganegaraan Ganda
Sementara itu, Strategic Partnerships Development Manager Google Maps Galuh rohmah mengungkapkan kerjasama ini sangat membantu masyarakat dalam melakukan perjalanan mudik Dan masyarakat bisa mengetahui dan bisa melewati jalur itu dengan nyaman dan aman.
“Untuk Google Maps sendiri priotitas kami adalah membantu pemerintah dalam mengaplikasikan peraturan-peraturan rekayasa lalu lintas yang diberikan untuk dapat di akses di Google Maps sehingga kami berusaha membantu masyarakat atau pemudik melakukan aktivitas mudik dengan nyaman, aman dan juga dengan lancar,” ucap Galuh Rohmah
Diprediksi masyarakat saat mudik Lebaran 2024 akan mencapai 193 juta orang. Oleh karena itu dalam rangka pengamanan mudik Korlantas Polri akan melakukan operasi Ketupat 2024 mulai 4 – 16 April 2024. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



