VOICE Indonesia
Nasional

MBG Disetop Selama Libur Sekolah, Relawan SPPG Dirumahkan Tanpa Upah

Sintia Nur Afifah - VOICEIndonesia.co
SPPG
Ilustrasi: Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).(Foto: Dok. Ist)

VOICEINDONESIA.CO, Trenggalek – Penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama libur sekolah berdampak langsung terhadap ribuan relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang kini dirumahkan tanpa mendapat upah.

Koordinator Wilayah BGN Trenggalek, Neo Ordikla mengatakan penghentian ini sesuai Surat Edaran BGN Nomor 12 yang melarang seluruh SPPG berproduksi dan menyalurkan MBG selama periode libur.

"SPPG tidak melaksanakan pendistribusian mulai tanggal 22 Juni sampai 13 Juli," kata Neo pada Jumat (26/6/2026).

Selama masa penghentian ini, BGN hanya menanggung biaya operasional minimal seperti gaji satpam, listrik, air, dan wifi. Selebihnya tidak ada pembayaran termasuk insentif bagi para relawan.

"Selebihnya tidak ada pembayaran termasuk insentif, berarti dirumahkan sementara," jelasnya.

Di Trenggalek sendiri terdapat 73 SPPG yang tersebar di 14 kecamatan. Dari jumlah itu, 16 sempat terkena suspensi dari BGN karena tidak memenuhi standar, dan 8 di antaranya sudah dicabut suspensinya setelah proses perbaikan. Seluruh dapur yang tidak tersuspensi dijadwalkan kembali beroperasi pada 14 Juli mendatang.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.