
Malaysia Deportasi 34 Pekerja Migran Korban TPPO Lewat Batam
VOICEINDONESIA.CO,Batam- Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Situlang Laut - Malaysia ini mendengarkan pengarahan dari petugas di terminal penumpang Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (11/9/2024).
Berdasarkan surat dari Konsulat Jenderal RI Johor Bahru yang diterima VOICEIndonesia, sebanyak 34 PMI termasuk wanita dan anak-anak dideportasi ini merincikan, 30 PMI dari Imigrasi setia Tropika, satu diantaranya korban TPPO yang telah selesai menjalani proses hukum di Malaysia.
Baca Juga : KKP tingkatkan pengawasan pintu internasional cegah Mpox masuk Batam
Kemudian 3 PMI rentan dari KJRI Johor Bahru telah membayar denda di Imigrasi Malaysia. Selanjutnya, 3 PMI rentan tersebut, setibanya di Batam melanjutkan penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam menuju Bandara Juanda, Surabaya menggunakan maskapai penerbangan Lion Air.
Selnajutnya, untuk pemulangan 31 PMI dari Depot Imigrasi Pekan Nenas dan Imigrasi Setia Tropika didampingi oleh dua orang staf KJRI Johor Bahru.
"Dan 31 orang yang dideportasi kedatangannya tadi siang pukul 12.00 WIB," kata Syahbandar Pelabuhan Feri Internasional Batamcenter, Eric Mario Sihotang dikonfirmasi. Eric menyebut, puluhan PMI ini sudah diantar ke shelter BP2MI Kepri untuk proses pemulangan ke daerah masing-masing sesuai dengan data dari Konsulat Jenderal RI Johor Bahru yang diterimanya.(iko)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



