
Menag Ajak Umat Kristiani Jadikan Perayaan Natal Momentum Introspeksi

VOICEINDONESIA,JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat Kristiani untuk menjadikan perayaan Natal sebagai momentum introspeksi untuk saling menjaga dan mengkasihi sesama.
Hal ini disampaikan Menag saat menghadiri Perayaan Natal 2021 yang digelar keluarga besar umat Kristiani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.
"Natal juga menjadi momentum introspeksi bagi kita bahwa Tuhan menciptakan umatnya berbeda-beda. Jika Tuhan menginginkan umatnya semua sama, itu merupakan hal yang mudah bagiNya untuk dilakukan," kata Menag Yaqut Cholil Qoumas, di Jakarta, Senin (13/11/2021) malam.
"Dalam perbedaan itu, kita bersaudara. Dalam perbedaan itu, kita sama manusia. Saya ingat salah satu sahabat Nabi Muhammad, Ali Bin Abi Thalib yang mengatakan mereka yang bukan saudara seimanmu adalah saudara dalam kemanusian," sambung Menag.
Natal keluarga Bawaslu 2021 mengusung tema 'Cinta Kristus Mengerakkan Persaudaraan'. Tampak hadir, Ketua Bawaslu RI Abhan dan segenap jajaran pimpinan, perwakilan kementerian/lembaga, serta umat Kristiani di lingkungan Bawaslu, pusat dan daerah.
Di hadapan umat Kristiani, Menag mengatakan apa yang telah diajarkan oleh Yesus harus menjadi inspirasi bagi umat Kristiani.
"Saya bahagia berada di tengah keluarga besar Bawaslu. Saya hanya mengatakan dengan perbedaan, termasuk perbedaan keyakinanlah yang membuat Indonesia ada hingga saat ini. Indonesia tak akan ada tanpa umat Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu dan keyakinan lainnya." kata Menag
"Sekali lagi saya mengucapkan selamat Natal buat saudara saya umat Kristiani di lingkungan Bawaslu RI dan di seluruh Indonesia," tandasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu RI Abhan mengatakan, merayakan Natal bukanlah sekadar tradisi, melainkan bentuk aktualisasi iman dan kasih sayang kepada Tuhan.
"Perayaan juga harus menjadi puncak kesadaran dan momentum introspeksi diri untuk saling menjaga dan mengkasihi sesama," ujar Abhan. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



