VOICE Indonesia
Nasional

Menkes: Belum ada kenaikan iuran BPJS pada 2025 mendatang

Redaksi - VOICEIndonesia.co2 menit baca
VOICE Indonesia di Google
Menkes: Belum ada kenaikan iuran BPJS pada 2025 mendatang
Menkes: Belum ada kenaikan iuran BPJS pada 2025 mendatang

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaakan belum ada kenaikan iuran kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pada 2025 mendatang.

"2025 kita belum menganggarkan adanya kenaikan iuran BPJS, saya rasa kalau dilihat dari kondisi keuangannya, 2025 seharusnya masih (tetap)," kata Menkes Budi Gunadi di Jakarta, Minggu.

Diketahui, iuran BPJS Kesehatan diisukan naik, seiring dengan adanya pemberlakuan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS). Di samping itu adanya isu yang menyebutkan defisit anggaran dan gagal bayar yang ada pada BPJS Kesehatan kian memperkuat adanya isu kenaikan iuran ini.

Baca Juga : BPJS Kesehatan: Lebih dari 626 Ribu Petugas Pemilu Akses JKN

Namun demikian, sebelumnya Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memastikan bahwa aset neto BPJS Kesehatan masih sehat, meski ada risiko defisit, dan memastikan pihaknya lancar dalam membayar rumah sakit pada 2025.

Ghufron mengatakan kepercayaan publik yang tinggi dan pemakaian atau utilisasi layanan BPJS yang semakin masif menjadi penyebab risiko defisit, dimana kini sekitar 1,7 juta orang per hari menggunakan layanan tersebut.

Adapun terkait kenaikan iuran, sebagaimana pada Peraturan Presiden (PP) Nomor 59 Tahun 2024 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan disebutkan bahwa per dua tahun kenaikan iuran dibolehkan, namun perlu dievaluasi terlebih dahulu. Maksimum 30 Juni atau 1 Juli 2025, iuran atau tarifnya akan ditetapkan.

"Bisa naik, bisa tetap, ini kan senario. Tapi kalau BPJS sebagai badan yang mengeksekusi, bukan yang bikin regulasi ya," ujar Ali Ghufron Mukti. *

Ringkasan AI

**Rangkuman Berita:** Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa belum ada rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk tahun 2025 berdasarkan kondisi keuangan yang masih dinilai sehat. Meskipun terdapat isu tentang defisit anggaran dan penerapan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS), Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti memastikan aset neto BPJS masih sehat dengan peningkatan pengguna mencapai 1,7 juta orang per hari. Keputusan final mengenai kenaikan iuran akan ditetapkan paling lambat 30 Juni atau 1 Juli 2025 sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Powered by Ajakin.id — AI Engine

Pilihan Redaksi

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di JepangPekerja Migran Indonesia

Jalin Kerja Sama, Kemnaker Janjikan Pelindungan Peserta Pemagangan di Jepang

Afifah· 28 August 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.