
Menko Polkam Minta Polri Waspadai Kampung Narkoba Pindah Tempat

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan meminta Polri mewaspadai berpindahnya “kampung narkoba” ke area kampung-kampung lain.
Kelompok Kerja (Pokja) Pencegahan, yang merupakan bagian Desk Pemberantasan Narkoba pimpinan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, memetakan ada 290 “kampung narkoba” (daerah yang disinyalir menjadi pusat peredaran narkoba) di berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, Pokja Pencegahan secara bertahap mengubah kampung-kampung narkoba menjadi kampung-kampung bebas narkoba.
“Polri beserta jajaran telah mencanangkan kampung bebas narkoba, dan tentu dengan adanya pencanangan ini maka yang perlu kita waspadai adalah kampung-kampung lain yang dijadikan target perpindahan, pergeseran sebagai kampung narkoba,” kata Menko Polkam saat jumpa pers Desk Pemberantasan Narkoba di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Baca Juga: Menteri Karding Ungkap 70 Persen TPPO Berasal dari PMI Nonprosedural
Dilansir dari ANTARA, Kapolri menyebut sejauh ini ada kurang lebih 90 kampung narkoba yang dijajaki untuk diubah menjadi kampung bebas narkoba. Ada berbagai strategi yang ditempuh kepolisian, di antaranya meluncurkan berbagai program penyuluhan, program edukasi, dan memasukkan materi antinarkoba ke dalam kurikulum di sekolah.
“Kami juga membuat kompetisi. Jadi, bagi satuan di wilayah yang bisa mengubah wilayahnya yang dikenal ada kampung narkoba menjadi kampung bebas narkoba, kami lombakan itu, dan kami berikan reward bagi anggota ataupun kesatuannya,” kata Listyo.
Dia juga menyebut upaya pencegahan itu pun membutuhkan dukungan dari seluruh pihak, termasuk masyarakat. “Semuanya kami kerjakan secara simultan, termasuk juga upaya penegakan hukum di dalamnya,” kata Listyo.
Baca Juga: Menteri BUMN terbuka bermitra dengan Boeing terkait penambahan pesawat
Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada 4 November 2024 membentuk Desk Pemberantasan Narkoba yang dipimpin oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Desk itu terdiri atas sejumlah k/l antara lain Polri, TNI, Kejaksaan Agung, Badan Narkotika Nasional (BNN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Badan Keamanan Laut (Bakamla), dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan.
Rapat koordinasi perdana Desk Pemberantasan Narkoba digelar hari ini di Mabes Polri, Jakarta, dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



