
Mentan Serukan Swasemabada Padi dan jagung dari NTB

VOICEIndonesia.co, Praya, Lombok Tengah - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan arahan kepada para petani, penyuluh dan strategi percepatan tanam dalam rangka mendukung swasembada padi dan jagung di Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Provinsi NTB naik terus dalam sejarah pertanian dan prestasi ini harus dilanjutkan,” katanya saat acara pembinaan penyuluhan pertanian di halaman kantor bupati Lombok Tengah, Kamis.
Mentan menyerahkan bantuan benih padi, jagung dan alat mesin pertanian guna dukung petani tingkatkan produksi.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Amran apresiasi semangat bekerja para penyuluh dan petani di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Bersama ribuan petani, penyuluh, pengecer pupuk dan Babinsa Wilayah Lombok Tengah, Mentan memberikan pengarahan dan semangat dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Baca Juga: Wanita Asal Lombok Nyaris Jadi PMI Ilegal
"Hari ini kita sudah serahkan bantuan untuk NTB, ini hampir Rp 200 miliar baru pemanasan, karena NTB sudah berkontribusi swasembada padi dan jagung,” ujar Mentan
Sementara itu, Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariandi menyampaikan terima kasih kepada Menteri Pertanian karena dukungan untuk gerakan akselerasi peningkatan produksi pangan di NTB.
Menurutnya, Mentan Amran sudah merespons dengan cepat perintah presiden memberikan dukungan pertanian berupa pupuk, dan benih.
"Kami mewakili NTB menyampaikan terima kasih karena telah memenuhi kebutuhan petani, baik pupuk subsidi maupun benih padi akibat el Nino berkepanjangan untuk tetap menjadikan NTB sebagai lumbung pangan nasional,” katanya.
Sebagai informasi Provinsi NTB mendapat bantuan tanaman pangan di tahun 2024 dengan total bantuan senilai Rp 190,94 miliar yang di antaranya bantuan benih padi seluas 38,500 hektare dan Benih Jagung seluas 176,000 hektare senilai Rp171,49 miliar, bantuan benih padi seluas 11,000 hektare dan benih jagung seluas 8,000 hektare senilai Rp 10,94miliar untuk Kabupaten Lombok Tengah.
Kemudian bantuan hortikultura berupa Bantuan Benih Buah, Benih Cabai, Kawasan Cabai, Kawasan Bawang Putih, Registrasi Kebun, Penerapan GAP, Penumbuhan UMKM, Pelayanan Informasi Pasar, Gerdal OPT Cabai dan Penanganan DPI senilai Rp 8,51miliar, serta bantuan badan standarisasi Instrumen Pertanian berupa benih sumber padi sebanyak 2,5 Ton untuk Provinsi NTB.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



