VOICE Indonesia
Nasional

Menteri Erick Sebut Yayasan BUMN Kini Refocusing Tiga Isu

Afifah - VOICEIndonesia.co
Menteri Erick Sebut Yayasan BUMN Kini Refocusing Tiga Isu
Menteri Erick Sebut Yayasan BUMN Kini Refocusing Tiga Isu

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Yayasan BUMN kini tengah melakukan pemfokusan (refocusing) untuk mencari solusi terhadap tiga isu utama, yakni kesehatan ibu dan anak, kesehatan mental, serta kerusakan lingkungan.

Erick menjelaskan saat ini yayasan sedang mencoba melihat berbagai permasalahan.

"Kalau kita lihat memang hari ini Yayasan coba dengan melihat berbagai problem yang ada kita coba mau refocusing, coba mau fokus yaitu di masalah kesehatan ibu dan anak, kesehatan mental, lalu juga kerusakan lingkungan," kata Menteri Erick dalam acara Grand Final Pitch Pikiran Terbaik Yayasan BUMN di Jakarta, Minggu (25/08/2024).

Dilansir dari ANTARA, refocusing pada isu kesehatan ibu dan anak dilakukan Yayasan BUMN karena 149 juta anak di dunia mengalami stunting atau tengkes, dan 6,3 juta di antaranya berada di Indonesia.

"Dampak stunting ini dipikul oleh anak seumur hidup," katanya.

Baca Juga: Pemkot Ternate Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang

Sementara untuk kesehatan mental, menurut data Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) tahun 2022, tercatat bahwa satu dari tiga remaja Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, serta 61 persen remaja pernah mengalami pemikiran untuk bunuh diri, dan hanya 10,4 persen yang menerima perawatan.

"Kasus bunuh diri yang diperkirakan di Indonesia jauh lebih tinggi daripada yang dilaporkan, dengan tingkat pelaporan yang rendah mencapai 30 persen," katanya.

Sedangkan untuk isu kerusakan lingkungan, dirinya menyampaikan Indonesia merupakan pengguna pestisida terbesar ketiga di dunia.

Baca Juga: Imigrasi Bali Ciduk Dua WNA asal Rusia

Degradasi lahan turut menjadi isu kerusakan lingkungan, karena mempengaruhi 25 persen lahan di Tanah Air. Selain itu hanya 30 persen limbah yang dikelola dengan baik di Indonesia.

Oleh karena itu, guna mewujudkan keberhasilan refocusing tersebut, menurut Menteri Erick perlu adanya ekosistem kebersamaan antara pihak swasta dan BUMN, sehingga bisa menghadirkan solusi nyata untuk menghadapi permasalahan yang dihadapi.

"Solusinya gimana? Ya tentu kalau kita mau BUMN atau di sini dari private sector berdiri sendiri, ya kita harus membangun ekosistem kebersamaan," kata dia.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.