
Parlemen Sesumbar Jamin Stabilitas Sektor Keuangan

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, memastikan stabilitas sektor jasa keuangan dan pasar modal nasional tetap terjaga meski terjadi transisi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Pengunduran diri empat pejabat teras OJK pada Jumat (30/1/2026) dinilai sebagai keputusan profesional yang telah diantisipasi melalui mekanisme internal yang responsif.
Misbakhun menegaskan bahwa tidak ada kekosongan kepemimpinan karena OJK telah bergerak cepat menetapkan pejabat pengganti.
Baca Juga: Setelah Dideportasi dari Malaysia, 11 ABK Jadi Tersangka PenyelundupanLangkah ini dinilai sebagai sinyal positif bagi investor domestik maupun global bahwa fungsi pengawasan dan regulasi keuangan di Indonesia tetap berjalan normal.
"Keputusan pengunduran diri tersebut adalah bentuk tanggung jawab profesional dan etika jabatan yang patut dihormati. Transisi ini justru menunjukkan kedewasaan institusi OJK," ujar Misbakhun dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (1/2/2026).
Dalam rapat Dewan Komisioner (DK) pada Sabtu (31/1), OJK menetapkan Friderica Widyasari Dewisebagai pengganti Ketua dan Wakil Ketua DK OJK.
Baca Juga: KPK Minta Travel Terlibat Praktik Jual Beli Kuota Haji Kembalikan Uang “Haram” ke NegaraSelain itu, Hasan Fawzi ditunjuk sebagai pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Sebelumnya, keempat pejabat yang mundur adalah Mahendra Siregar, Mirza Adityaswara, Inarno Djajadi, dan I.B. Aditya Jayaantara.
Misbakhun menilai pemilihan Friderica dan Hasan Fawzi sangat tepat karena keduanya merupakan figur internal yang memahami seluk-beluk pengawasan industri keuangan.
Menurutnya, transisi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat penajaman kebijakan tata kelola dan transparansi pasar modal agar semakin kompetitif di kancah internasional.
DPR mengimbau pelaku pasar untuk tetap tenang mengingat fundamental ekonomi Indonesia yang tetap solid.
Komisi XI berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pimpinan baru OJK guna menjaga kepercayaan investor dan memastikan reformasi sektor keuangan terus berlanjut secara terukur. (af/hi)
Pilihan Redaksi: Ekstradisi Atau Represi: Jangan Manjakan Kriminal Siber Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



