
Industri Kendaraan Listrik Melejit, Pemerintah Siapkan Tenaga Kerja Kompeten

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) tengah mempercepat penyiapan tenaga kerja kompeten untuk mengisi kebutuhan industri hijau (green jobs), khususnya di sektor kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).
Langkah ini diambil merespons pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Indonesia yang meningkat pesat dalam tiga tahun terakhir.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Afriansyah Noor, menyatakan bahwa transformasi menuju ekonomi hijau merupakan keniscayaan bagi masa depan ekonomi Indonesia.
Seiring dengan visi Indonesia Emas 2045, pemerintah berkomitmen membangun sumber daya manusia (SDM) yang menguasai teknologi otomotif berbasis listrik dan digitalisasi.
“Geliat pasar yang sangat cepat ini berdampak langsung pada kebutuhan tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang teknologi otomotif berbasis listrik serta keterampilan pendukung industri hijau,” ujar Afriansyah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat lonjakan penjualan kendaraan listrik yang signifikan, dari sekitar 10 ribu unit pada 2022 menjadi lebih dari 100 ribu unit pada tahun 2025.
Tren ini menjadi pilar penting dalam ekosistem pekerjaan masa depan yang membutuhkan sinkronisasi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemnaker memperkuat kolaborasi strategis dengan mitra industri melalui pendidikan vokasi.
Salah satu contoh nyata adalah kerja sama dengan PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) yang telah memberikan hibah unit kendaraan untuk pelatihan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung sejak 2023.
Wamenaker menekankan bahwa sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan lembaga pelatihan adalah kunci utama untuk menciptakan tenaga kerja yang produktif.
Melalui penguatan kurikulum vokasi ini, pemerintah optimistis Indonesia mampu menciptakan peluang kerja profesional yang luas sekaligus menjadikan masyarakat siap menghadapi tantangan di sektor green jobs. (af)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



