
Pelaku Usaha Kapal Isap Timah di Pangkalpinang Keluhkan Dugaan Pungli

VOICEINDONESIA,PANGKALPINANG - Pelaku usaha kapal Isap Timah mengeluhkan dugaan permintaan uang atau pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum di Kantor Imigrasi Kelas I Pangkalpinang.
Menurut salah seorang pelaku usaha kapal di Pangkalpinang, dugaan pungli tersebut terjadi lantaran ada biaya yang diminta oleh pihak imigrasi diluar biaya yang seharusnya mereka keluarkan yaitu tambahan uang koordinasi bulanan dengan jumlah tertentu.
"Semua kapal pasti mengalaminya, berulang kali juga kami ribut dengan mereka karena dugaan pungli ini," terang salah seorang pelaku usaha kapal di Pangkalpinang (26/3/22).
Menurut keterangan lebih lanjut, beberapa pelaku usaha kapal yang terbebani dengan dugaan pungli tersebut telah mencoba melakukan aduan ke dirjen Imigrasi secara online, namun hingga saat ini belum ada tanggapan apapun.
"Berulang kali mengadu ke Dirjen Imigrasi secara online, tidak di respon," tambah pelaku usaha kapal yang identitasnya minta dirahasiakan.
Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Imigrasi kelas I pangkalpinang membantah dugaan pungli yang dikeluhkan beberapa pelaku usaha kapal tersebut, ia menjamin tidak ada pungli di wilayah kerjanya karena pembayaran telah dilakukan secara online.
" Silahkan ke kantor saja, seperti apa pelayanan kantor saya, segala pembayaran sekarang sudah melalui simponi ke bank persepsi," ujar kepala Kantor Imigrasi Kelas I pangkalpinang kepada VOICE Indonesia. (red)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



