
Perkuat Talenta Digital Pemerintah Aceh, Kominfo Fasilitasi Lokakarya dan Beasiswa Pelatihan

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menggelar lokakarya untuk memperkuat komptensi talenta digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh.
Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria menyatakan secara khusus akan mengalokasikan penyelenggaraan Program Digital Leadership Academy (DLA) agar bisa membekali pemimpin di organisasi Pemerintah Provinsi Aceh dengan keahlian digital.
“Kita buat suatu lokakarya sekaligus pendalaman apa itu nanti Digital Leadership Academy sehingga rekan-rekan di Pemprov terutama yang Eselon II ini, yang memimpin unit-unit itu nanti bisa mendapat satu pendidikan yang saya kira penting sekali. Kami berharap bisa menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya karena Aceh masuk dalam peta prioritas,” ungkapnya saat bertemu dengan Pj. Gubernur Aceh Achmad Marzuki di Kantor Gubernur Provinsi Aceh, Banda Aceh, Senin (26/02/2024).
Wamen Nezar Patria menjelaskan, pengembangan talenta digital pegawai Pemerintah Provinsi Aceh memiliki arti penting. Menurutnya, keahlian digital diperlukan agar tugas pelayanan publik bisa berlangsung dengan baik.
“(Ini) membuat jajaran pemerintahan daerah itu menjadi sangat aware dengan bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk memecahkan masalah pemerintahan. Jadi cara berpikirnya berubah dan juga mindsetnya melihat digital juga berubah,” tuturnya.
Baca Juga: Kemnaker : Perubahan Budaya Pengaruhi Ekspektasi Pemenuhan Layanan Publik
Wamenkominfo juga menawarkan beberapa pelatihan yang termasuk dalam Program Digital Talent Scholarship seperti Vocational School Graduate Academy (VSGA), Talent Scouting Academy (TSA), Fresh Graduate Academy (FGA), Professional Academy (FGA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Thematic Academy (TA), Government Transformation Academy (GTA).
“Untuk mendukung pengembangan talenta digital bagi masyarakat Aceh, baik untuk kaum muda, masyarakat umum atau pun para profesional,” ujarnya.
Sebelumnya Pj. Gubernur Provinsi Aceh Achmad Marzuki meminta Kementerian Kominfo memfasilitasi lokakarya pengembangan talenta digital di Provinsi Aceh.
Menurutnya, kegiatan itu akan meningkatkan pemahaman masyarakat Aceh mengenai dunia digital.
“Mungkin dalam waktu dekat orang-orang dari kampus berapa, dari UMKM berapa, kumpul di sini. Kalau memang masih bisa kita rencanakan supaya cepat menyebar sehingga ada satu komunitas untuk kegiatan Kominfo di Aceh,” ungkapnya seraya memberikan dukungan terhadap upaya Kementerian Kominfo dalam memperkuat talenta digital di Provinsi Aceh.
Dalam pertemuan itu, Wamenkominfo Nezar Patria didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Kominfo Hary Budiarto, Direktur Ekonomi Digital Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Bonifasius Pudjianto, dan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Aceh.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



