
Pertamina Ubah Mode Kilang Prioritaskan Ketersediaan BBM

Baca Juga : Jangan Panic Buying Ini Pola Pemenuhan BBM Pertamina "Saat ini berproduksi kurang lebih 1,1 juta barel," tegasnya. Kilang-kilang Pertamina di Dumai, Plaju, Balongan, Cilacap, Balikpapan, dan Sorong saat ini beroperasi secara maksimal. Mars Ega mengungkapkan dari sisi produksi tidak ada kendala berarti, yang menjadi tantangan adalah proses distribusi ke SPBU. "Kalau dari sisi produksi produknya Alhamdulillah saat ini kilang kami ada di Dumai, Plaju, Balongan, Cilacap, Balikpapan, dan juga Sorong beroperasi secara maksimal," katanya. Pertamina Patra Niaga terus memonitor distribusi sampai ke titik-titik SPBU untuk mengantisipasi kendala di lapangan. Terkadang terdapat daerah yang mengalami kendala distribusi karena macet, cuaca buruk, bencana alam, atau kerusakan fasilitas. "Produksi kilang sendiri kita sudah pada posisi maksimal," tambahnya. Baca Juga : Sambut 24,90 Juta Orang Masuk Jatim, Khofifah Siagakan Layanan Kesehatan dan Pastikan BBM Aman Mode operasi kilang saat ini fokus menghasilkan kuantitas sebanyak-banyaknya untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat. Pertamina mengoperasikan kilang pada posisi maksimal produksi dalam konteks quantity, bukan profit. "Jadi kita operasikan kilang itu pada posisi maksimal produksi konteksnya quantity," jelasnya. PT Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan jalur distribusi bahan bakar minyak mulai dari armada kapal laut hingga jaringan SPBU menjelang Lebaran 2026. Direktur Armada Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yunianto menjelaskan transportasi laut sangat berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Saat ini subholding downstream mengoperasikan tidak kurang dari 345 unit kapal dan bisa terus bertambah sesuai kebutuhan untuk mengangkut minyak mentah, produk BBM, maupun LPG. Sekitar 60 persen distribusi LPG di Jawa Tengah didukung oleh armada kapal tersebut. (Sin/Ah). Pilihan Redaksi : Menggugat Negara: PMI Bukan Objek, Selamatkan Nyawa dari Jerat Perdagangan Manusia
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



