
Polri Persiapkan Pengamanan KTT G20

VOICEINDONESIA.CO,Bali – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mematangkan persiapan pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Pergelaran internasional itu akan dihelat di Bali pada 15 hingga 16 November 2022.
Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol Agung Setya bersama jajaran mengunjungi 91 Command Center Nusa Dua, Bali. Agung mendengarkan pemaparan Karo Ops Polda Bali Kombes Pol Firman Nainggolan selaku Karendal Ops pengamanan KTT G20 tentang persiapan pengamanan.
Dalam paparannya, Firman memastikan kesiapan pengamanan berupa personel, sarana, dan prasarana dalam mendukung kelancaran pengamanan KTT G20. Agung pun mengapresiasi jajaran Polda Bali atas persiapan tersebut.
“Saya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kesiapan Polda Bali melaksanakan pengamanan kegiatan bersekala internasional ini,” tutur Agung di lokasi, Senin (29/8/2022).
Pada kesempatan, Agung memberikan sssistensi sekaligus arahan kepada seluruh kasatgas yang hadir dalam pertemuan Command Center. Agung mengatakan, setiap satgas mesti mengetahui tugas dan tanggung jawabnya.
“Agar setiap Satgas nantinya dapat mengetahui tugas dan tanggung jawab masing-masing satgas sehingga bisa mengelola dan memecahkan setiap masalah yang timbul nantinya,” tuturnya.
Selain itu, Agung menyebut setiap jajaran wajib mengantisipasi segala ancaman keamanan pada rangkagain KTT G-20. Agung menginstruksikan jajaran melakukan pemetaan sejak dini.
“Serta mengantisipasi segala ancaman yang dapat timbul dengan cara melakukan pemetaan serta dapat mendeteksinya dari jauh-jauh hari sebelum kegiatan.” jelasnya.
Sebagai informasi, rangkaian pertemuan G20 Indonesia diperkirakan akan dihadiri 20.988 delegasi. Delegasi tersebut berasal dari 19 negara anggota, Uni Eropa, dan tamu undangan.
Negara-negara anggota antara lain tuan rumah Indonesia, Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Korea Selatan, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris (Britania Raya), Amerika Serikat, dan Uni Eropa.***
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



