
Prabowo Akan Resmikan Layanan Haji di Terminal 2F

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan layanan haji di Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) pada Mei.
“Insya Allah Bapak Presiden berkenan meresmikan Terminal 2F peningkatan pelayanan haji,” ucap Erick dalam konferensi pers di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat.
Erick menjelaskan bahwa layanan khusus haji di Terminal 2F ditargetkan mulai beroperasi pada Mei, sedangkan untuk layanan umroh diupayakan untuk mulai beroperasi pada Maret 2025.
Dengan dibukanya Terminal 2F yang khusus melayani penerbangan haji dan umroh, Erick berharap agar terjadi peningkatan pelayanan kepada masyarakat Indonesia.
Baca Juga : Menhub Proyeksikan Puncak Arus Mudik Lebaran Terjadi 28 Maret
Ia menyinggung layanan fast track Mekkah Route, di mana pemerintah menghadirkan petugas imigrasi dari Arab Saudi agar jemaah haji Indonesia mendapatkan layanan Keimigrasian Arab Saudi di dalam negeri
Implikasi dari layanan tersebut adalah jemaah haji dan umroh Indonesia nantinya tidak perlu mengurus keimigrasian di Arab Saudi.
“Artinya, mereka (jamaah haji dan umroh) bisa langsung mengakses Arab Saudi dengan mudah. Itu salah satu pelayanan haji dan umroh yang kami diskusikan,” ujar Erick.
Menurut dia, pelayanan kepada masyarakat Indonesia harus maksimal, selain memberikan pelayanan terbaik kepada para turis asing.
Pembukaan layanan khusus haji dan umroh di Terminal 2F merupakan buah dari kolaborasi antara Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Seperti yang diharapkan Bapak Presiden, kami kementerian harus terus bersinergi, bekerja sama mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat,” kata Erick.
Pada awal Maret 2025, Erick mengakui bahwa masih terdapat perbaikan yang perlu dilakukan pada Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta. Setelah perbaikan tersebut selesai, pemerintah akan fokus pada peningkatan layanan pada penerbangan bertarif terjangkau atau low cost.
Anggaran sebesar Rp1 triliun akan dialokasikan untuk memperbaiki fasilitas tersebut dengan target jangka panjang untuk meningkatkan kapasitas Bandara Soekarno-Hatta dari 56 juta penumpang per tahun, menjadi 100 juta penumpang dalam beberapa tahun ke depan. *
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



