
30 Ribu Kopdes Ditargetkan Siap Beroperasi Pada Juli 2026

VOICEINDONESIA.CO, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menargetkan 30 ribu Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih harus siap beroperasi pada Juli 2026. Target itu menjadikannya jaringan koperasi terbesar di dunia jika tercapai.
Menteri Koperasi (Menkop), Ferry Juliantono mengungkapkan hingga kini tercatat 37.327 koperasi sedang dibangun di seluruh Indonesia, dengan 8.927 di antaranya sudah rampung 100 persen. Sebagai langkah awal, pemerintah akan meresmikan 1.061 Kopdes Merah Putih di Jawa Tengah dan Jawa Timur secara simbolis pada 16 Mei 2026 di Kabupaten Nganjuk, bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo untuk meresmikan Museum Marsinah.
"Bapak Presiden ingin supaya 30 ribuan bangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini siap untuk operasional," tegas Ferry dalam Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Koperasi di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Untuk memperkuat landasan hukum pelaksanaannya, pemerintah tengah menyiapkan Instruksi Presiden tentang operasionalisasi Kopdes Merah Putih yang ditargetkan terbit sebelum peresmian 16 Mei mendatang.
Ferry menegaskan pencapaian 30 ribu koperasi yang beroperasi bukan hanya soal angka, melainkan mengukir sejarah baru bagi gerakan koperasi dunia.
"Presiden membayangkan kalau 30 ribu Koperasi Merah Putih itu terbangun dan operasional, itu merupakan jumlah yang paling banyak di seluruh dunia," pungkas Ferry.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



