
Prabowo Sudah kantongi Nama Bakal Cawapres

VOICEIndonesia.co,Jakarta- Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay mengatakan bakal capres usungan Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto telah mengantongi nama bakal cawapres pendampingnya untuk Pilpres 2024.
"(Bakal) Cawapres KIM sudah ada. Semua pimpinan sudah memberikan masukan dan pertimbangan," kata Saleh seperti dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.
Baca Juga : Elektabilitas Prabowo Makin Solid Jelang Pilpres 2024
Saleh mengatakan kemungkinan besar bakala cawapres usungan KIM merupakan salah satu dari beberapa nama yang sudah santer beredar di media."Saya dengar malah media sudah menyebut satu atau dua nama. Itu berarti ada juga informasi yang sudah disampaikan ke luar," katanya.
Namun demikian, Saleh meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi dan tetap menunggu pengumuman resmi dari KIM mengenai hal tersebut."Kalau pun ada informasi yang sudah disampaikan secara informal, semua pihak diharap tetap menunggu pengumuman resminya," ucapnya.
Menurut Saleh, masih ada cukup waktu untuk mengumumkan nama bakal cawapres KIM karena masa pendaftaran pasangan bakal capres dan cawapres pilpres 2024 masih dibuka hingga tanggal 25 Oktober 2023."Pekan depan insyaallah akan diumumkan," kata Saleh.
Hingga saat ini, bakal capres sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum mengumumkan dengan siapa dirinya akan maju bertarung di kontes Pilpres 2024.
Beberapa nama yang santer dikabarkan untuk menjadi pendamping Prabowo antara lain Menteri BUMN Erick Thohir, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, hingga Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.
Baca Juga : Sekjen Gerindra Sebut Deklarasi Cawapres Prabowo Setelah ketum Parpol KIM Lengkap
Untuk diketahui, KPU RI membuka pendaftaran bakal capres dan cawapres untuk Pemilu 2024 pada tanggal 19-25 Oktober 2023.
Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.
Saat ini, terdapat 575 kursi di parlemen sehingga pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki dukungan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga, pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol peserta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



