
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Resmi PM Papua Nugini James Marape

VOICEINDONESIA,BOGOR - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi menerima kunjungan resmi Perdana Menteri (PM) Papua Nugini James Marape beserta Ibu Rachael Marape, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/03/2022) pagi.
PM Marape memasuki komplek Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 10.15 WIB diiringi oleh pasukan yang mengenakan pakaian tradisional Indonesia, pasukan berkuda, dan marching band. Setiba di Istana, PM Marape dan Ibu Rachael langsung disambut oleh Presiden Jokowi dan Ibu Iriana untuk kemudian mengikuti upacara penyambutan resmi.
Selanjutnya, kedua pemimpin memperkenalkan delegasi masing-masing. Dari Indonesia tampak Menteri Koordinator Bidang Polhukam Mahfud MD, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, dan Duta Besar RI untuk Papua Nugini Andriana Supandy. Sementara dari Papua Nugini tampak hadir Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Internasional, Menteri BUMN, Menteri Pertahanan, dan Kepala Perwakilan Kedutaan Papua Nugini di Indonesia.
Kemudian, Presiden Jokowi dan PM Marape serta Ibu Iriana Jokowi dan Ibu Rachael Marape memasuki Istana untuk melaksanakan foto bersama yang dilanjutkan dengan penandatanganan buku tamu.
Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan veranda talk dan penanaman pohon cendana di halaman Istana Kepresidenan Bogor. Penanaman pohon ini merupakan sebuah tradisi saat menerima kunjungan tamu negara di Istana Kepresidenan Bogor. Selanjutnya, kedua pemimpin melakukan pembicaraan tete-a-tete.
Sebagai informasi, pada pertemuan kali ini direncanakan akan menghasilkan beberapa nota kesepahaman antara kedua negara, antara lain kerja sama di bidang kelistrikan antara PLN dan PNG Power untuk memasok secara sementara listrik dari Jayapura ke Vanimo, pembukaan rute penerbangan Jayapura ke Port Moresby dan Merauke ke Port Moresby, bea cukai, dan kemaritiman. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



