
Program PENA Kemensos Berhasil Cetak Ribuan Pengusaha

VOICEIndonesia.co, Jakarta - Kementerian Sosial (Kemensos) mengatakan pemberdayaan melalui program Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA) berhasil mencetak 31.658 pengusaha baru yang sebelumnya terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.
Program PENA Kemensos berhasil melatih para mantan penerima bansos tersebut untuk berwirausaha sampai sukses dan bisa hidup mandiri, sehingga mereka dapat keluar dari program PENA dan tidak lagi menerima bantuan sosial.
“Total jumlahnya 31.858 orang dan tersebar di seluruh Nusantara, termasuk di daerah 3T (terluar, terdepan dan terpencil),” kata Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini, dikutip dari ANTARA, Selasa (20/08/2024).
Karena tersebar di seluruh Indonesia, katanya, produk yang dihasilkan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sangat beragam dan unik sesuai daerahnya masing-masing.
Baca Juga: Kepala BKKBN Sebut Remaja Perlu Kuasai Keterampilan Tertinggi
Misalnya, di Pula Buru, program tersebut menghasilkan minyak kayu putih yang penjualannya lebih laku dan penghasilan meningkat setelah ditangani PENA Kemensos.
Berkenaan dengan produk tersebut, pihaknya melakukan perubahan pada kemasannya dan strategi pemasaran. Minyak kayu putih itu kini dipasarkan melalui Toko Oleh-oleh Krisna.
Selain itu, berkat bantuan PENA Kemensos, warga berhasil memproduksi sandal hotel yang kemudian dapat dijual ke berbagai hotel dan spa yang mayoritas berada di Bali.
“Produk yang unik biasanya dihasilkan dari Komunitas Adat Terpencil (KAT),” kata Risma.
Ia pun menyebutkan KPM PENA berasal dari berbagai macam latar belakang seperti keluarga prasejahtera, penyandang disabilitas, kelompok rentan/korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), korban bencana, korban penyalahgunaan NAPZA atau ODHA.
Baca Juga: BP2MI Dukung Reorientasi Negara Tujuan Penempatan PMI
Dari berbagai latar belakang tersebut, sebanyak 2.883 KPM telah tergraduasi dari bansos pada periode Juni 2024. Mereka menyatakan mengundurkan diri dari program bansos setelah menjalankan usaha di berbagai bidang seperti kuliner, kerajinan, jasa dan perdagangan, peternakan serta pertanian dan perkebunan.
Pada kesempatan tersebut, Risma juga menyerahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang selama ini telah membantu berjalannya program-program di Kementerian Sosial.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Komatsu Indonesia, Hyundai Construction Equipment dan United Equipment Indonesia yang telah memberikan bantuan berupa alat berat untuk menyokong kelancaran program-program Kemensos.
Selain itu, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada ikatan alumni Universitas Teknologi Surabaya dan Universitas Indonesia yang telah memberikan apresiasi terhadap karya kreatif disabilitas serta mendukung keberlanjutan program PENA.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



