
Imigrasi Bongkar Modus Pemberangkatan Haji Ilegal

VOICEINDONESIA.CO, Tangerang – Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta membongkar dua modus utama yang selama ini dipakai sindikat travel nakal untuk memberangkatkan jemaah haji secara ilegal. Keduanya dirancang untuk mengelabui petugas di bandara dan lolos dari sistem pengawasan.
Modus pertama adalah pura-pura berwisata ke negara Asia Tenggara seperti Malaysia atau Singapura. Setelah transit di sana, mereka baru melanjutkan penerbangan menuju Arab Saudi.
Modus kedua adalah penyalahgunaan Visa Amil Work, visa kerja resmi yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi, namun dimanfaatkan untuk menjalankan ibadah haji secara diam-diam di Tanah Suci.
Kepala Bidang Tempat Pemeriksaan Imigrasi Soekarno-Hatta Jerry Prima menyebut kedua modus itu kini bisa dideteksi lebih awal berkat sistem profiling penumpang yang terintegrasi lintas instansi.
"Melalui sistem ini, data penumpang sudah dapat diketahui dan dianalisis bahkan sebelum mereka tiba di bandara untuk melakukan check-in," kata Jerry di Tangerang, Sabtu (30/5/2026).
Imigrasi juga menerapkan sistem SOI atau Subject of Interest. Siapapun yang pernah tercatat mencoba berangkat haji ilegal pada tahun sebelumnya akan langsung memicu alarm saat paspornya dipindai di konter imigrasi.
Hasilnya cukup signifikan. Sepanjang 18 April hingga 15 Mei 2026, Imigrasi Soekarno-Hatta berhasil mencegah keberangkatan 89 orang, turun drastis dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 721 orang.
"Ini menjadi bukti nyata bahwa masyarakat mulai sadar sekaligus takut untuk menggunakan jalur-jalur ilegal dalam pelaksanaan haji," ujar Jerry.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



