
Rakernas LBH Ansor 2021: Tegakkan yang Adil untuk Semua
Baca Juga : LBH Ansor Menggugat,Alfian Tanjung mangkir Tak Bernyali"Penyelenggaraan Rumah Tenang, terkait perlindungan bagi human right defender (pembela hak asasi manusia). Selanjutnya akan dilangsungkan pelatihan SOP Rumah Tenang LBH Ansor. Kami sudah ada SOP-nya," ungkap Qodir saat sambutan di acara pembukaan Rakernas LBH Ansor 2021 yang disiarkan langsung melalui halaman facebook Gerakan Pemuda Ansor. Agenda utama yang kedua adalah persiapan untuk menyambut verifikasi dan akreditasi Organisasi Bantuan Hukum (OBH) 2021. Melalui berbagai pembekalan yang dilakukan pada Rakernas ini, Qodir berharap dapat membantuk seluruh kantor LBH Ansor di Indonesia menjadi siap menjalani proses verifikasi dan akreditasi itu. "Ketiga, agenda kita adalah melakukan konsolidasi organisasi LBH Ansor se-Indonesia. Dalam Rakernas ini akan ada sosialisasi mengenai peraturan organisasi (PO) LBH Ansor yang telah disahkan dalam Konferensi Besar GP Ansor di Minahasa, pada akhir 2020 lalu," ucap Qodir. "Kemudian akan kita bahas juga mengenai standar mutu layanan LBH Ansor. Termasuk SOP penerimaan klien dan penanganan perkara," imbuhnya. Di samping itu, Rakernas LBH Ansor 2021 ini juga akan dijadikan sebagai ruang untuk mendiskusikan berbagai perkembangan hukum yang aktual dan kontemporer. Qodir menyebut, forum ini serupa dengan bahtsul masail di lingkungan Nahdlatul Ulama. "Kalau di NU ada bahtsul masail yang membahas persoalan-persoalan fiqih kontemporer, mungkin ini adalah bahtsul masail hukumnya LBH Ansor," ucap Ketua Bidang Hukum PP GP Ansor ini, disambut gemuruh tepuk tangan hadirin yang sangat menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Tujuan Rakernas LBH Ansor 2021 Qodir menegaskan bahwa Rakernas 2021 ini diadakan sebagai ruang untuk LBH Ansor mengupayakan konsolidasi organisasi. Dengan begitu, pihaknya dapat lebih jauh menjangkau dan melayani sebanyak mungkin pencari keadilan di seluruh Indonesia. Menurut Qodir, dari waktu ke waktu LBH Ansor semakin berkiprah. Bahkan organisasi advokat kepemudaan NU ini kian dikenal di masyarakat. Hal tersebut tentu saja sebuah keberhasilan yang harus disyukuri oleh seluruh advokat di LBH Ansor. "Karena semakin besar LBH Ansor, tentu kita dapat lebih maksimal membantu saudara-saudara kita yang kondisinya secara ekonomi, sosial, maupun kultural masih belum beruntung. Tanpa disasar lebih khusus, tentu saja banyak warga NU yang menjadi penerima manfaat dari pelayanan hukum gratis LBH Ansor," kata Qodir. Sebab faktanya, masih banyak Nahdliyin yang kurang mampu secara ekonomi dan buta hukum. Qodir kemudian mengutip ungkapkan Ketua Umum Ansor H Yaqut Cholil Qoumas bahwa kader Ansor-Banser, termasuk LBH Ansor harus punya cita-cita besar dan selalu istiqomah dalam mewujudkannya.
Baca Juga : Memperkuat Moderasi Beragama di Tangan Gus Yaqut"Tapi kita tidak boleh sesekali melupakan, bahwa bukanlah kehebatan kita yang menjadikan organsiasi ini besar. Karena Ansor dan NU ini sudah besar dan eksis jauh sebelum kita berkhidmah di dalamnya," ujar Qodir. Karena itu, ia meminta seluruh advokat LBH Ansor untuk meneladani karakter utama yang diwarisi para ulama pendahulu NU. Di antaranya sikap tasamuh (toleran), tawazun (berimbang), tawassuth (moderat), dan i’tidal (tegak lurus). "Jadi LBH Ansor harus tegak lurus dalam menegakkan keadilan bagi kaum yang lemah dan dilemahkan. Tanpa terkecuali dan tanpa memandang suku, agama, ras, jenis kelamin, dan golongan. Itulah latar belakang semboyan kita dan tema Rakernas 2021 kali ini, Tegakkan yang Adil untuk Semua," katanya. Untuk diketahui, agenda Rakernas LBH Ansor ini dihadiri pula oleh Wakil Ketua Umum PP GP Ansor, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo, Dewan Pembina dan Penasihat PP LBH Ansor, Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Salahuddin Ali, Perwakilan Universitas dan Dekan Fakultas Hukum se-Jawa Tengah, dan peserta Rakernas 2021 dari berbagai kantor LBH Ansor seluruh Indonesia. (Irawan) Sumber : NU Online
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



