
Rampai Nusantara : Masyarakat Dihimbau Untuk Tidak Berspekulasi,Beri Kepercayaan Penuh Pada Polri Untuk Dapat Menyelesaikan Dengan Baik Secara Obyektif dan Profesional

VOICEINDONESIA.CO,Jakarta - Insiden baku tembak antara Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J dengan Bharada E di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo membuat publik geger.
Baku tembak antara dua anggota kepolisian tersebut telah menewaskan Brigadir J, namun situasi yang menyelimuti insiden tersebut membuat publik berspekulasi dan memunculkan banyak informasi liar.
Menyusul hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya menggelar konferensi pers terkait isu tersebut. Jenderal Listyo meminta agar penanganannya betul-betul ditangani dengan menggunakan prinsip-prinsip yang berlaku, yaitu bagaimana kita mengedepankan scientific crime investigation.
“Jadi tentunya kasus ini pun walaupun ditangani oleh Polres Jakarta Selatan. Namun kita minta diasistensi oleh Polda dan Bareskrim Polri,” jelas Kapolri.
Pihaknya juga memutuskan untuk menggandeng Kompolnas dan Komnas HAM.
“Mudah-mudahan ini bisa menjawab keraguan publik terkait dengan isu-isu liar dan ini bagian dari kami untuk memberikan informasi dan menyampaikan hasil-hasilnya secara objektif.” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Menanggapi hal ini, Ketua Umum Dewan Eksekutif Nasional Rampai Nusantara Mardiansyah yang juga Aktivis 98 dan biasa dipangil semar menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas peristiwa tersebut dengan adanya korban tewas salahsatu anggota Polri.
"Tentu kami prihatin sekali dan mendoakan semoga Brigadir polisi Nopryansah Yosua Hutabarat diterima di sisi Tuhan YME dan keluarga yang ditinggalkan tabah serta kuat." Ujar Mardiansyah di Kantor DEN Rampai Nusantara, Jakarta,Rabu Pagi (13/7/22).
Peristiwa ini menjadi perhatian publik bahkan tidak sedikit yang berspekulasi dengan dugaan-dugaan yang justru semakin membingungkan masyarakat itu sendiri. Semua proses hukum sedang berjalan dan kita harus dapat memberi kepercayaan penuh kepada Polri untuk menyelesaikan kasus ini dengan baik dan profesional.
"Kami menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi dan beri kepercayaan kepada Polri agar dapat menuntaskan kasus ini dengan baik, Kami rasa Kapolri sudah terlihat sangat serius sekali menangani ini dengan membentuk Tim Khusus yang melibatkan Kompolnas dan Komnasham guna mendapatkan hasil yang obyektif, jadi ya ditunggu aja hasilnya dan jangan pikir macam-macam dulu dan Kami meyakini Insya Allah Polri secara profesional dapat segera menyelesaikan kasus ini dengan baik dan penuh tanggung jawab." Tegas Mardiansyah.***
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



