
Rekrutmen Pengelola Koperasi Desa Merah Putih Gunakan Sistem Merit

Baca Juga: Siti Anilah Bantah Beri Kuasa ke Pihak Lain Sementara itu, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memaparkan bahwa saat ini jumlah Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih telah mencapai lebih dari 30.000 unit. Selain itu, terdapat kebutuhan 5.476 pengelola untuk Program Kampung Nelayan Merah Putih. Seluruh program ini ditargetkan mulai beroperasi secara serentak pada Juli mendatang. Nantinya, para manajer yang lolos seleksi akan berstatus sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Baca Juga: Menaker Soroti Minimnya Penguasaan AI di Dunia Kerja Indonesia Setelah masa kerja dua tahun, para personel tersebut akan dialihkan untuk bergabung secara permanen ke Kopdes Merah Putih. “Tidak ada jalur khusus. Semua harus melalui mekanisme yang terbuka,” tegas Zulkifli Hasan saat menjelaskan prinsip transparansi dalam pengadaan SDM ini. Proses pendaftaran seleksi ini terbuka bagi lulusan D-3 hingga S-1 dari semua jurusan di seluruh Indonesia. Seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan melalui portal resmi pemerintah di laman phtc.panselnas.go.id. BKN memastikan penggunaan metode Computer Assisted Test (CAT) akan menjadi pilar utama dalam menyaring talenta muda yang kompeten. Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat menjamin bahwa target besar pemerintah tidak hanya tercapai secara kuantitas, tetapi juga didukung oleh SDM yang memiliki integritas dan kapabilitas tinggi di sektor pangan pedesaan. (af/hi) Pilihan Redaksi: Rezim Baru Imigrasi: Sapu Bersih Benalu Perbatasan!
Baca Berita Lainnya di Google NewsPilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



