
SAR Gabungan Evakuasi ABK asal Ukraina di Selat Karimata

VOICEINDONESIA.CO, Pangkalpinang - Tim SAR gabungan mengevakuasi anak buah kapal (ABK) Kapal MV Port Nara yang mengalami sakit saat berada di Selat Karimata dalam perjalanan dari Thailand menuju Australia, Minggu (17/11/2024).
Kepala Kantor SAR (Kansar) Pangkalpinang I Made Oka Astawa, dalam keterangan tertulis yang diterima di Pangkalpinang, Minggu malam, menyebutkan Kapal MV Port Nara type Kargo dengan bendera negara Republik Marshall tersebut sebelumnya pada 12 November melakukan perjalanan dari pelabuhan Sriracha Acnh Thailand menuju ke pelabuhan Bunbury Australia.
"Saat melintasi perairan Selat Karimata, salah satu Abk kapal tersebut dengan Nama Pasechiniuk Levgenii (L/37) warga negara Ukraina mengalami sakit di atas kapal. Diagnosa awal dari capt kapal tersebut, korban diduga mengalami penyumbatan pada saluran uretra," kata Oka.
Baca Juga: 12 WNI Korban TPPO Masih Tertahan di Myawaddy Myanmar
Melihat hal tersebut, Capten Kapal Ivan Vishnov meminta bantuan Evakuasi terhadap crew kapal mereka dan melaporkan hal tersebut ke pusat panggilan (Call Center) Kansar Pangkalpinang.
Menerima informaai tersebut Kansar Pangkalpinang memberangkatkan satu tim rescue menuju titik pertemuan dengan kapal MV Port Nara yang bergerak menuju ke perairan Bangka Belitung untuk mengevakuasi crew kapal tersebut.
Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kansar Pangkalpinang, ABK KN SAR Karna, Balai Karantina Kesehatan, KSOP Pangkalbalam, Ditpolairud Polda Babel dan agen kapal bergegas berangkat menuju titik pertemuan dengan MV Port Nara menggunakan KN SAR Karna 246 yang dinahkodai oleh Capten Dear Tama Sinaga.
Baca Juga: Menteri PPMI: Pekerja miran ilegal capai lebih lima juta orang
"Kami menerima informasi permohonan bantuan medis evakuasi dari Kapal MV Port Nara terhadap salah satu crew mereka yang mengalami Sakit di perairan Selat Karimata. Tentunya dalam memberikan bantuan medis, kami mengajak Tim Dokter dari Balai Kekarantiaan Kesehatan Pangkalpinang agar korban dapat dilakukan tindakan awal," katanya.
Dia mengungkapkan proses evakuasi berjalan dengan lancar dan tim yang di lapangan dapat segera bertemu dengan MV Port Nara pada titik pertemuan dengan jarak kurang lebih 34 Nautical Mile dari Pelabuhan Pangkalbalam.*
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



