
Sekda Hadir Launching Aplikasi SONGKET secara Virtual

LUBUKLINGGAU,AKUUPDATE.ID -Sekda Kota Lubuklinggau, HA Rahman Sani menghadiri launching aplikasi Sistem Operasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SONGKET) Provinsi Sumsel dan pengukuhan pengurus Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (FORUM DAS) Sumsel periode 2021-2026 oleh Gubernur Prvinsi Sumsel, H Herman Deru, secara virtual di Command Center (CC), Jumat (7/5).
Dalam arahannya H Herman Deru mengatakan aplikasi ini merupakan aplikasi canggih dan sangat ditunggu-tunggu semua pihak. “Terimakasih kepada WRI yang telah menghibahkan aplikasi, dimana lebih besar biaya memadamkan api dari pada mencegah, ujarnya.
Menurut gubernur, dari aplikasi ini untuk mengatasi daerah yang biasa terkena kebakaran lahan, Pemprov Sumsel telah menggunakan dua aplikasi yakni aplikasi Lancang Kuning dan SONGKET.
Sedangkan mengenai aliran sungai, sambung gubernur, kita selalu lalai karena dampak pembangunan yang kurang memperhatikan lingkungan yang mengakibatkan ekosistem air menjadi rusak. Maka dengan pelantikan Forum DAS ini diharapkan dapat mencegah kerusakan ekosistem air karena untuk menanggulanginya memerlukan biaya mahal.
Pemprov Sumsel dalam hal ini Anton Setiawan menyampaikan SONGKET merupakan aplikasi berbasiz android agar masyarakat mudah mengaksesnya. Aplikasi juga dapat mendeteksi jarak terdekat titik api dari posko dan dapat mengetahui jalur terdekat titik api antara posko.
Ia menjelaskan dalam aplikasi ada kamera pengintai yang dipasang atas kerjasama dengan PT.Telkomsel dan sudah ditandatangann MoU dengan Dinas Perhubungan “Dari aplikasi ini petugas dapat mengawasi apakah titik api kebakaran, disebabkan oleh manusia atau terbakar sendiri,” tandasnya.
Ia juga mengatakan aplikasi ini juga dapat mendeteksi kebakaran yang melanda pemukiman sekaligus mempermudah proses tindakan hukum bagi pembakar lahan.
Sementara Direktur WRI Indonesia diwakili Almo Pradana menyampaikan WRI Indonesai telah bekerjasama dengan pemerintah sejak 2011 lalu sebagai upaya mempercepat pertumbuhan gambut dan penghijauan serta pengelolaan ekosistem gambut di Sumsel.
“Kami WRI memberikan hibah produk pengetahuan satu unit sistem data, infomasi dan perangkat dimana sistem ini dapat digunakan secara daring, semoga dapat mendukung pemerintahan dalam pengelolaan sistem ekosistem gambut. (*)
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



