VOICE Indonesia
Nasional

SPPG Polri Disebut Jadi Role Model Tata Kelola Pangan Berkelanjutan

Afifah - VOICEIndonesia.co
SPPG Polri Disebut Jadi Role Model Tata Kelola Pangan Berkelanjutan
SPPG Polri Disebut Jadi Role Model Tata Kelola Pangan Berkelanjutan
VOICEINDONESIA.CO, Jakarta - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Polri kembali mendapat sorotan internasional. Delegasi Kedutaan Besar Prancis bersama Tim Tenaga Ahli Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kunjungan diplomatik ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten di Jakarta, Kamis (18/12/2025). Kunjungan tersebut memperkuat perhatian komunitas internasional terhadap model MBG Polri. Sebelumnya, Rockefeller Foundation juga mengunjungi SPPG Polri Pejaten pada 9 Oktober 2025 dan mengapresiasi inovasi Polri dalam membangun sistem penyediaan pangan bergizi yang efisien, aman, serta memberdayakan masyarakat. Baca Juga: DPR: UMP 2026 Realistis Naik 5,5-7,5 Persen Lembaga filantropi global itu bahkan menilai SPPG Polri sebagai model percontohan tata kelola pangan berkelanjutan. Melalui pengelolaan SPPG, Polri menghadirkan dapur MBG percontohan nasional dengan kekhasan pada jaminan kualitas dan keamanan pangan, yang secara khusus diawasi dan diperiksa oleh Dokkes Polri sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat. Director General for Global Affairs Kementerian Eropa dan Luar Negeri Prancis, Mrs. Salina Grenet-Catalano, menegaskan komitmen Prancis dalam mendukung program ketahanan pangan dan gizi, termasuk Program MBG di Indonesia. Ia menyebut Prancis memimpin Koalisi Makanan Sekolah Dunia dan menyambut baik bergabungnya Indonesia dalam koalisi tersebut. Baca Juga: Marak Kasus TPPO, Pengawasan P3MI Perlu Diperketat Menurutnya, program makanan sekolah memiliki peran strategis dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. “Menyediakan makanan yang baik dan bergizi setiap hari bagi anak-anak sangat penting bagi perkembangan otak dan kapasitas intelektual mereka. Karena itu, kami mendukung program ini sejak awal dan siap memperkuat kerja sama dengan Indonesia,” ujar Grenet-Catalano. Ia juga menekankan pentingnya keterkaitan program MBG dengan produsen lokal dan sektor pertanian, agar rantai pasok tetap pendek, berbasis produk lokal, dan selaras dengan tradisi serta kebiasaan makan masyarakat. Pemanfaatan rumah kaca di sekitar dapur MBG Polri dinilai sebagai praktik baik untuk memastikan konsumsi sayur dan buah yang cukup bagi anak-anak. Dalam kunjungan tersebut, delegasi Prancis meninjau langsung operasional dapur SPPG Polri, termasuk pemeriksaan keamanan pangan (food safety check) oleh Dokkes Polri. Proses ini memastikan setiap menu MBG memenuhi standar kesehatan, gizi, dan keamanan pangan yang ketat sebelum disalurkan. Sementara itu, Kasatgas MBG Polri Irjen Pol. Nurworo Danang, S.I.K., menegaskan bahwa Polri mengoptimalkan kekuatan organisasinya untuk mempercepat pemerataan pelayanan MBG di seluruh Indonesia. “Polri memanfaatkan keberadaan 508 Polres di seluruh Indonesia untuk percepatan pembangunan SPPG. Kami mendorong setiap Polres bersama masyarakat minimal membangun satu SPPG agar pelayanan Makan Bergizi Gratis menjangkau seluruh penerima manfaat secara cepat dan merata,” tegasnya.

Pilihan Redaksi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus RuhyaniImigrasi

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani

VOICE Indonesia· 16 July 2026
#BGN#SPPG Polri
Lihat berita ini di Google News
Ikuti VOICE Indonesia di Google News untuk update terbaru
Channel WhatsApp
Dapatkan Berita VOICE Indonesia Langsung di WhatsApp
Follow

⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.

Baca Juga

Komentar (0)

Login dulu untuk meninggalkan komentar.