
Tak Gelar Griya Lebaran 2023, Jokowi Persilahkan Pejabat Kumpul Keluarga

Jakarta – Jokowi tidak mengadakan gelar griya pada lebaran 2023 dan mempersilahkan para pejabat untuk berkumpul dengan keluarga besarnya.
Jokowi mengatakan bahwa sudah tiga tahun tidak buka puasa bersama dan open house. Untuk itu, Ia memberikan kesempatan pada pejabat negara untuk berkumpul dengan keluarganya.
“Saya memberkan keleluasaan untuk semuanya bisa berjumpa dengan keluarga besarnya, bisa berjumpa dengan sahabat-sahabatnya, tetangga-tetangganya,” kata Jokowi, Depok, Kamis, 13 April 2023.
Jokowi dan Iriana terakhir kali melakukan gelar griya pada Idul Fitri 1440 Hijriah atau Lebaran 2019 di Istana Negara. Namun sejak pandemi COVID-19 pada 2020 tidak dilakukan kembali.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin mengatakan pada 2023 menjadi momen Idul Fitri pertama tanpa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) setelah pandemi COVID-19.
“Oleh karena itu, sebagaimana disampaikan saat doorstop di Hunian Milenial, Bapak Presiden memberi kesempatan kepada seluruh jajaran Pemerintah untuk berkumpul dan bersilaturahmu dengan keluarga, sehingga Bapak Presiden tidak mengadakan open house,” ungkap Bey.
Bey menambahkan bahwa Jokowi juga meminta jumlah perangkatnya untuk selama Lebaran dan cuti bersama sangat terbatas.
Pilihan Redaksi
ImigrasiBantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
⚠️ Hati-hati penipuan! Jurnalis VOICEIndonesia.co tidak menerima imbalan dalam bertugas. Laporkan ke Redaksi VOICEIndonesia.co jika Anda menemukan kejadian tersebut. Hotline 0811-809-073 atau email redaksi@voiceindonesia.co.
Baca Juga
Komentar (0)
Login dulu untuk meninggalkan komentar.
Paling Banyak Dibaca

BNN Jatim Gagalkan Penyelundupan 5,4 Kilogram Sabu dari Malaysia
Daerah

Selat Hormuz Tetap Ditutup Sebelum AS Terima Syarat dari Iran
Internasional

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Kopdes
Ekonomi

RI Usul Keterampilan Masa Depan Jadi Salah Satu Fokus Kerja Sama BRICS
Ketenagakerjaan

Bantah Maladministrasi, Imigrasi Karawang Jelaskan Kasus Ruhyani
Imigrasi
Editorial

Darurat TPPO: Kedubes Arab Saudi Harus Ikut Bertanggungjawab
Editorial

Mengawal Hak Asasi Pelaut Kita dan Peran Vital SPPI di Laut Lepas Taiwan
Editorial

Manipulasi Dokumen: Awal Petaka Pekerja Migran Indonesia
Editorial

Kawal Revisi UU PPMI Demi Keselamatan Pekerja Migran
Editorial

Darurat Mafia Paspor, Dirjen Imigrasi Harus Tegas
Editorial
Komentar Terbaru
Belum ada komentar.



